10 Masjid Terbesar di Dunia, Menampung Jutaan Jamaah!

Jumat, 10 April 2026 | 14:30:37 WIB
10 masjid terbesar di dunia

Jakarta - 10 masjid terbesar di dunia pada dasarnya bukan hanya dikenal karena ukuran bangunannya yang sangat luas, tetapi juga karena memiliki fungsi penting dalam kehidupan umat Islam. 

Masjid menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang berkumpul untuk berbagai aktivitas keagamaan, pendidikan, dan sosial yang terus berkembang seiring waktu, sehingga kapasitas jamaahnya pun semakin besar dari tahun ke tahun.

Selain daya tampung yang luas, masjid-masjid tersebut juga umumnya dibangun dengan arsitektur yang megah dan menawan. 

Keindahan dan kemegahannya tidak hanya mencerminkan nilai estetika, tetapi juga menyimpan makna yang lebih dalam sebagai bagian dari jejak sejarah panjang penyebaran Islam di berbagai belahan dunia. 

Perkembangan tersebut berlangsung sejak masa para Nabi, dilanjutkan pada era para Khalifah, hingga peran para ulama yang turut berkontribusi dalam memperluas dakwah Islam secara luas.

Mari simak10 masjid terbesar di dunia yang bisa menampung jutaan jamaah!

Daftar 10 Masjid Terbesar di Dunia

Sebagai tambahan informasi, berikut ini adalah daftar 10 masjid terbesar di dunia yang dikenal memiliki desain arsitektur yang menawan serta kapasitas yang sangat besar, bahkan mampu menampung jutaan jamaah dalam satu waktu.

1. Masjid Al-Haram (Mekkah, Arab Saudi)

Masjid Al-Haram merupakan masjid terbesar sekaligus paling suci dalam Islam. Masjid ini mampu menampung sekitar 4.000.000 jamaah dengan luas mencapai 356.000 meter persegi. 

Lokasinya berada di Mekkah, Arab Saudi, dan di dalamnya terdapat Ka’bah yang menjadi pusat kiblat umat Islam saat melaksanakan ibadah salat.

Masjid ini sudah ada sejak sebelum Islam dan kemudian terus mengalami berbagai tahap perluasan dari generasi ke generasi, terutama dalam beberapa dekade terakhir. 

Berbagai area baru dengan struktur bertingkat juga ditambahkan untuk menampung semakin banyak jamaah.

Wilayah di sekitar masjid juga termasuk dalam kawasan suci atau “Haram”, yang memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam ketika beribadah di dalamnya. 

Pada waktu-waktu tertentu seperti 10 hari terakhir Ramadan, jumlah jamaah yang datang sangat besar sehingga kapasitas masjid benar-benar diuji.

2. Masjid An-Nabawi (Madinah, Arab Saudi)

Masjid An-Nabawi yang berada di Madinah merupakan masjid tersuci kedua dalam Islam dengan kapasitas sekitar 1.500.000 jamaah dan luas kurang lebih 384.000 meter persegi. 

Masjid ini dibangun pada tahun 623 M dan menjadi tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW.

Masjid ini dikenal memiliki suasana yang lebih tertata meskipun sering dipadati jamaah, terutama pada waktu salat Jumat dan musim ibadah tertentu. 

Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan payung otomatis raksasa yang terbuka untuk melindungi jamaah dari panas matahari di area pelataran.

Di dalamnya terdapat area istimewa bernama Raudhah ash-Sharifah, yaitu tempat yang berada di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar beliau. 

Area ini sangat diminati jamaah yang ingin beribadah di dalamnya, sehingga sering terjadi antrean panjang untuk bisa masuk.

3. Masjid Agung Jamia (Karachi, Pakistan)

Masjid Agung Jamia di Karachi, Pakistan, merupakan salah satu masjid terbesar berdasarkan kapasitas, yaitu sekitar 950.000 jamaah dengan luas mencapai 200.000 meter persegi. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2022.

Bangunan ini menggabungkan berbagai gaya arsitektur Islam, seperti Ottoman, Persia, dan Arab. Di dalamnya direncanakan terdapat sekitar 150 kubah yang tersebar di berbagai bagian masjid. 

Lokasinya berada di area yang lebih terbuka dan di atas perbukitan sehingga dapat terlihat dari kejauhan, menjadikannya salah satu landmark baru yang mencolok di Pakistan.

4. Makam Imam Reza (Mashhad, Iran)

Makam Imam Reza di Mashhad, Iran, termasuk salah satu kompleks keagamaan terbesar di dunia dengan kapasitas sekitar 700.000 jamaah dan luas mencapai 1.000.000 meter persegi. Kompleks ini telah berdiri sejak tahun 818 dan berkembang menjadi area yang sangat luas.

Selain makam Imam Reza yang menjadi pusat utama, kompleks ini juga mencakup berbagai fasilitas seperti perpustakaan, madrasah, museum, hingga area pemakaman. 

Tempat ini menjadi salah satu tujuan ziarah penting bagi umat Muslim Syiah dan juga menarik banyak wisatawan dari berbagai negara.

Seiring berjalannya waktu, kompleks ini terus diperluas sehingga menjadi salah satu pusat keagamaan terbesar di Iran. 

Bahkan, tokoh penjelajah terkenal Ibn Battuta pernah mengunjungi tempat ini pada abad ke-14.

5. Masjid Al-Aqsa (Yerusalem, Palestina)

Masjid Al-Aqsa yang berada di Yerusalem memiliki kapasitas sekitar 400.000 jamaah dengan luas mencapai 150.000 meter persegi. 

Masjid ini sudah berdiri sejak sebelum tahun 632/692 dan menempati kawasan yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi tiga agama besar.

Area ini dikenal juga sebagai Bukit Bait Suci atau Haram Al-Sharif, dan memiliki posisi penting dalam sejarah Islam karena pernah menjadi arah kiblat pertama sebelum dipindahkan ke Mekkah. 

Di kawasan ini juga terdapat Kubah Batu yang dibangun di atas lokasi yang diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dan naik ke langit.

Masjid Al-Aqsa tidak hanya merujuk pada satu bangunan saja, tetapi juga mencakup seluruh kompleks kawasan suci tersebut. 

Aktivitas ibadah dapat dilakukan baik di dalam bangunan masjid maupun di area pelatarannya, menjadikannya salah satu situs keagamaan paling bersejarah dan dihormati di dunia Islam.

 6. Masjid Faisal (Islamabad, Pakistan)

Masjid Faisal yang berada di Islamabad, Pakistan, termasuk salah satu masjid terbesar di dunia dengan kapasitas sekitar 300.000 jamaah dan luas mencapai 130.000 meter persegi. 

Masjid ini selesai dibangun sebelum tahun 1986 dan pernah menjadi yang terbesar di Pakistan sebelum hadirnya Masjid Agung Jamia di Karachi.

Masjid ini juga sempat menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Selatan. Desainnya tergolong unik karena menggabungkan unsur arsitektur modern dan tradisional, sehingga menghasilkan tampilan yang khas dan berbeda dari masjid pada umumnya.

Nama Masjid Faisal diambil dari Raja Faisal dari Arab Saudi yang turut mendanai pembangunan masjid ini. 

Arsitekturnya sendiri dirancang oleh Vedat Dalokay, seorang arsitek asal Turki yang menciptakan bentuk bangunan yang ikonik dan mudah dikenali.

7. Masjid Istiqlal (Jakarta, Indonesia)

Masjid Istiqlal yang berada di Jakarta merupakan salah satu masjid terbesar di dunia sekaligus masjid terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas sekitar 200.000 jamaah dan luas mencapai 100.000 meter persegi. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1978.

Keberadaan masjid ini menjadi simbol kebanggaan Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim yang besar. 

Nama “Istiqlal” sendiri berarti “kemerdekaan” dalam bahasa Arab, yang mencerminkan makna historis pembangunan masjid ini sebagai bentuk peringatan kemerdekaan Indonesia.

Pembangunan Masjid Istiqlal dimulai pada tahun 1961 pada masa Presiden Soekarno dan memakan waktu sekitar 17 tahun hingga selesai. 

Hingga kini, masjid ini menjadi salah satu ikon penting di Jakarta.

8. Taj-ul-Masajid (Bhopal, India)

Taj-ul-Masajid di Bhopal, India, termasuk salah satu masjid terbesar di dunia dengan kapasitas sekitar 175.000 jamaah dan luas sekitar 23.000 meter persegi. 

Masjid ini memiliki desain yang terinspirasi dari Jama Masjid di Delhi, namun dibangun dengan ukuran yang lebih besar.

Pembangunannya memiliki sejarah panjang karena sempat terhenti akibat kekurangan dana dan baru dilanjutkan kembali pada tahun 1971. 

Kompleks masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga mencakup perpustakaan dan lembaga pendidikan Islam.

Hingga saat ini, Taj-ul-Masajid dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di India dengan nilai sejarah dan arsitektur yang cukup penting.

9. Djamaa el Djazaïr (Aljir, Aljazair)

Djamaa el Djazaïr atau Masjid Agung Aljir merupakan salah satu masjid terbesar di dunia dengan kapasitas sekitar 120.000 jamaah dan luas mencapai 400.000 meter persegi. 

Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2019 setelah proses pembangunan yang dimulai sejak 2012.

Masjid ini menjadi salah satu masjid modern terbesar di Afrika Utara dan terletak di kawasan yang menghadap langsung ke Laut Mediterania. 

Selain bangunan utama, kompleks ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti perpustakaan, museum seni Islam, sekolah, taman, pusat penelitian, hingga area parkir yang sangat luas.

Desainnya memadukan unsur seni Islam tradisional dengan arsitektur modern sehingga menghasilkan tampilan yang megah dan futuristik.

10. Masjid Hassan II (Casablanca, Maroko)

Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko, merupakan salah satu masjid terbesar di dunia dengan kapasitas sekitar 100.000 jamaah dan luas mencapai 105.000 meter persegi. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1993.

Bangunan ini dinamai sesuai Raja Hassan II dan dirancang oleh arsitek Michel Pinseau. Salah satu ciri khasnya adalah menara tinggi yang menjadi salah satu menara masjid tertinggi di dunia.

Masjid ini dibangun di atas lahan yang menjorok ke Samudra Atlantik, bahkan sebagian strukturnya berada di atas air. 

Desainnya memadukan gaya arsitektur Moor dengan elemen Islam klasik dan sentuhan modern, sehingga menjadikannya salah satu masjid paling ikonik di Afrika.

Sebagai penutup, itulah ulasan singkat mengenai 10 masjid terbesar di dunia yang tersebar di berbagai negara dengan arsitektur megah dan kapasitas luar biasa.

Terkini