Manfaatkan Lahan KAI, Astra Akan Bangun 1.000 Rumah di Kiaracondong

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:53:01 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan rencananya untuk meninjau lahan di sekitar kawasan Stasiun Kereta Api Kiaracondong, Bandung, guna merealisasikan pembangunan 1.000 unit rumah.

Pembangunan hunian ini didanai melalui skema kreatif bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari PT Astra Internasional Tbk, sementara lahan yang digunakan merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Besok hari Kamis [18/6/2026], saya akan ke Bandung untuk melihat tanah PT Kereta Api. Yang kita juga akan bangun dengan skema tanah negara, dan yang membangun CSR dari Astra. Jadi 1.000 unit di Bandung," ujar Maruarar, atau yang akrab disapa Ara, kepada wartawan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ara menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pembangunan total 2.000 unit rumah oleh Astra, di mana 1.000 unit lainnya direncanakan dibangun di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

Meskipun belum merinci bentuk bangunan di Kiaracondong, untuk proyek di Tanah Abang sebelumnya telah dipastikan berkonsep vertikal atau rumah susun (rusun).

"Tahun ini kita mulai bangun, sehingga mudah-mudahan dari finansial kreatif, tanah punya negara dan CSR dari Astra. Mohon doanya semua, mudah-mudahan 1.000 unit di Tanah Abang dan 1.000 unit di Bandung, di Kiaracondong, kita bisa mulai bangun tahun ini," tutur dia.

Sebelumnya, PT KAI memang tengah melakukan pemetaan aset di Bandung untuk pengembangan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan aset negara untuk kebutuhan hunian masyarakat.

Terkini