Menko Airlangga Yakin Ekonomi RI Kembali Pulih Akhir Tahun Ini

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:26:32 WIB
Airlangga Optimistis Ekonomi RI Menguat di Semester II 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA  - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia akan mengalami penguatan kembali pada kuartal ketiga dan kuartal keempat tahun 2026.

"Ya nanti kami lihat menjelang kuartal III, kuartal IV (ekonomi) akan naik lagi," ucap Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Airlangga sebagai respons atas penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) serta kontraksi PMI manufaktur Indonesia dalam beberapa bulan belakangan. 

Mengacu pada data Bank Indonesia, IKK per Juni 2026 menurun ke angka 117,8 dari posisi 120,9 pada Mei 2026. Kendati demikian, Airlangga memandang tingkat keyakinan konsumen tetap berada di zona aman.

"(IKK) masih di atas 100. Aman. Kemarin kan ada Lebaran. Lebaran kan enggak tiap kuartal. Biasanya habis Lebaran turun sedikit," tuturnya.

Di sisi lain, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia tercatat mengalami kontraksi pada level 46,9 di Juni 2026. Secara terpisah, ekonom Indef sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, memandang pelemahan PMI manufaktur ke level 46,9 sebagai momentum untuk memperkuat transformasi industri nasional lewat investasi berkualitas serta perbaikan iklim usaha.

Menurut Didik, PMI manufaktur yang berada di bawah level 50 menunjukkan sektor industri sedang menghadapi hambatan sehingga perlu kebijakan yang lebih konsisten guna meningkatkan daya saing manufaktur jangka panjang.

"Angka PMI ini merupakan indikasi sektor industri kami sakit lama dan sekarang masuk zona bahaya merah pada level indeks di bawah 50," ujar Didik.

Ia menambahkan, penguatan sektor industri krusial karena pertumbuhan ekonomi membutuhkan sokongan aktivitas manufaktur yang kuat, investasi produktif, serta penciptaan lapangan kerja.

Terkini