Jangan Diet Ekstrem! Ini Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan Secara Sehat

Senin, 20 Juli 2026 | 00:39:01 WIB
Pelatih Kebugaran Ungkap Kesalahan Fatal dalam Program Penurunan Berat [FOTO: NET].

JAKARTA - Keinginan menurunkan berat badan secara cepat sering mendorong banyak orang untuk menjalani diet ketat atau berolahraga berlebihan. Padahal, menurut pelatih kebugaran, langkah tersebut adalah salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan dan berisiko menyebabkan kegagalan di tengah jalan.

 Melansir GB News (18/7/2026), pelatih pribadi bersertifikat ACSM dan AFAA dari aplikasi kebugaran Muscle Booster, Bruno Pontes, mengungkapkan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten jauh lebih efektif daripada diet ekstrem atau rutinitas olahraga yang terlalu berat.

 Menurut Pontes, pendekatan ini sangat penting, khususnya bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun karena membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama setelah berolahraga.

Pontes menyatakan bahwa salah satu kesalahan terbesar saat menurunkan berat badan adalah keinginan mendapatkan hasil instan.

"Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang saat mencoba menurunkan berat badan adalah melakukan terlalu banyak perubahan dalam waktu singkat. Diet ekstrem atau rutinitas olahraga yang sangat intens bisa dengan cepat menyebabkan kelelahan, terutama pada mereka yang berusia di atas 50 tahun karena membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama," ujarnya.

Menurutnya, memangkas kalori secara drastis serta meningkatkan intensitas olahraga secara berlebihan memang terlihat menjanjikan untuk penurunan berat badan instan. Namun, cara itu sulit dipertahankan dalam jangka panjang dan berisiko menurunkan massa otot, mengurangi energi, hingga mengganggu kesehatan. Oleh sebab itu, ia menyarankan masyarakat untuk memulai dengan target yang realistis.

"Pendekatan yang paling efektif adalah fokus pada perubahan kecil yang bisa dijalankan secara berkelanjutan," kata Pontes.

Pontes menegaskan tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang. Seseorang dapat memulai dengan defisit kalori bertahap, memenuhi kebutuhan protein, dan meningkatkan aktivitas fisik sedikit demi sedikit. Perubahan gaya hidup bisa dilakukan lewat cara sederhana seperti menambah langkah harian, latihan kekuatan, atau memilih aktivitas kardio yang disenangi.

"Kuncinya adalah membangun kebiasaan secara bertahap, mendengarkan tubuh, dan mengutamakan konsistensi daripada intensitas," ujar Pontes.

Selain konsisten, olahraga akan lebih mudah dipertahankan jika dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Pontes menyarankan aktivitas fisik dijadikan kegiatan sosial untuk meningkatkan motivasi dan suasana hati. Ia juga menekankan pentingnya latihan kekuatan atau strength training untuk menjaga mobilitas dan kemandirian seiring usia bertambah.

"Latihan kekuatan berperan besar dalam penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan, terutama bagi orang dewasa berusia di atas 50 tahun," katanya.

Terkini