Piala Dunia 2030 Direncanakan Berisi 64 Tim, Peluang Garuda Terbuka

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:09:31 WIB
Presiden CONMEBOL Ungkap Rencana Piala Dunia 2030 Diisi 64 Tim [FOTO: NET].

JAKARTA - Piala Dunia 2026 resmi tuntas seusai mengadopsi format anyar yang berlainan dari sebelumnya dengan melibatkan 48 kontestan. Timnas Spanyol keluar sebagai jawara Piala Dunia 2026 seusai menaklukkan Argentina 1-0 pada laga puncak yang dihelat di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Pentas berikutnya bakal bergulir pada 2030 yang dihelat di tiga benua sekaligus yakni Eropa, Afrika, serta Amerika Selatan. Spanyol, Portugal, serta Maroko bakal bertindak sebagai tuan rumah utama, sementara Uruguay, Argentina, dan Paraguay turut menggelar beberapa pertandingan pembuka.

Desas-desus format yang kembali bergeser sejatinya telah menjadi perbincangan sejak pertengahan Piala Dunia 2026 bergulir. Kala itu, Presiden FIFA Gianni Infantino bakal menimbang penambahan jumlah kontestan dari 48 menjadi 64 guna memperingati 100 tahun Piala Dunia.

“Itu jelas merupakan isu yang akan diteliti dan dibahas di komite-komite terkait setelah Piala Dunia ini,” katanya dikutip dari Al Jazeera.

“Saat menyelenggarakan Piala Dunia, penting untuk menyelenggarakannya untuk seluruh dunia bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan tetapi secara efektif seluruh dunia."

Dukungan penuh dari CONMEBOL Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez telah menegaskan bahwa wacana penambahan kontestan menjadi 64 tim pada Piala Dunia 2030 mengarah ke jalur positif. CONMEBOL menyambut baik penambahan peserta agar kuantitas pertandingan bisa lebih banyak ketimbang edisi terdahulu.

Sebagai wujud perayaan seabad Piala Dunia, langkah tersebut dirasa menjadi sebuah gagasan yang memikat dengan eskalasi jumlah kontestan kembali. Alejandro Dominguez mengupayakan agar 64 tim sanggup benar-benar merumput di Piala Dunia.

"Pertandingan selanjutnya akan dimainkan di kandang sendiri! Pada tahun 2030, Piala Dunia akan datang ke Uruguay, Argentina, dan Paraguay, sebuah kesempatan besar bagi sepak bola, untuk merayakan Seratus Tahun Piala Dunia dengan kompetisi yang menampilkan 64 tim."

"Kami sedang berupaya untuk memastikan bahwa Piala Dunia 2030 akan diselenggarakan dengan 64 tim nasional sebagai penghormatan atas peringatan seratus tahun Piala Dunia," kata Alejandro Dominguez via X.

Peluang emas untuk Timnas Indonesia Alejandro Dominguez memandang sepak bola global sedang maju sehingga terdapat banyak tim yang belum sempat lolos pada tahun ini berpeluang merebut kesempatan empat tahun mendatang. 

Semisal Timnas Indonesia yang performanya sempat membetot perhatian pada babak penyisihan zona Asia, lewat penambahan peserta maka terbuka kans lebar bagi skuad Garuda agar bisa melenggang.

Timnas Indonesia yang pada perhelatan lampau kerap menjadi lumbung gol, di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 sanggup menorehkan kejutan dengan menembus sampai ke putaran keempat.

"Sepak bola internasional berkembang ketika terbuka bagi dunia. Perluasan menjadi 48 tim menunjukkan bahwa partisipasi yang lebih besar menghasilkan lebih banyak peluang, mendorong perkembangan sepak bola, dan mengubah Piala Dunia menjadi perayaan global sejati," sambungnya.

Alejandro Dominguez memahami bahwa Piala Dunia merupakan angan-angan bagi seluruh bangsa dan lewat hadirnya rencana ini, cita-cita tersebut sanggup kian lekas terwujud.

"Perayaan seratus tahun ini memberi kami kesempatan bersejarah untuk Bermimpi Besar. Semoga Piala Dunia menjadi perayaan terbesar yang pernah ada dalam sejarah sepak bola," tutupnya.

Terkini