JAKARTA - Sekretaris Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Loto Srinaita Ginting mengemukakan bahwa sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memegang peranan dalam menyerap hampir 97 persen dari total tenaga kerja secara nasional.
“Kami melihat bahwa ternyata UMKM kami itu masih sangat berperan signifikan. Penciptaan lapangan kerja itu 97 persen,” ujar Loto dalam acara Economic Briefing 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat.
Loto menceritakan pengalaman pribadinya ketika berkunjung ke sentra usaha mikro yang mengolah produk ikan bandeng tanpa duri. Pemilik usaha tersebut, menurut penuturannya, mampu merekrut 10 sampai 11 orang warga sekitar dalam sehari guna membantu proses pembersihan duri ikan.
“Jadi, saya melihat memang porsi untuk menyerap tenaga kerja itu nyata, ya, di lapangan, bahwa ini potensial,” ucap Loto.
Oleh karena itu, pihaknya terus menggalakkan upaya penguatan sektor UMKM agar kapasitas penyerapan tenaga kerja dapat meningkat secara lebih masif lagi.
Terlebih lagi, manakala unit-unit UMKM tersebut berhasil naik tingkat yang diiringi pula dengan kenaikan besaran upah yang dibayarkan kepada para pekerjanya.
“Dia dapat menyerap tenaga kerja itu besar sekali karena dia akan merekrut tenaga-tenaga yang ada di sekitarnya,” kata Loto.
Lebih lanjut, Loto menjabarkan bahwa pihak Kementerian UMKM mendata jumlah keseluruhan pelaku UMKM di tanah air berdasarkan Basis Data Tunggal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (BDT-UMKM) per tanggal 31 Desember 2025 telah menyentuh angka 30.209.069 unit usaha.
Dari jumlah total tersebut, sebanyak 30.119.928 unit usaha atau mencakup persentase sebesar 99,70 persen dikategorikan sebagai usaha mikro; sementara itu sebanyak 73.828 unit usaha atau setara 0,24 persen merupakan usaha kecil; serta sebanyak 15.313 unit usaha atau menyumbang 0,05 persen masuk dalam kelompok usaha menengah.
“Lebih dari 95 persen itu adalah kelas mikro, sehingga mungkin ini yang nanti juga yang berkontribusi terhadap tantangan-tantangan ke depan mengapa UMKM kami ini termasuk yang mungkin perlu penguatan untuk mendorong mereka itu bisa naik kelas,” ujar Loto.