Nanik S. Deyang Diminta Prabowo Masuk Dewan Pengawas BGN

Minggu, 26 Juli 2026 | 16:52:01 WIB
Prabowo Tawari Nanik S. Deyang Jabatan Baru di BGN [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang untuk terus membantu lembaga tersebut sebagai bagian dari dewan pengawas.

Prasetyo menyampaikan bahwa permohonan tersebut mempertimbangkan rekam jejak pengalaman Nanik selama menakhodai BGN.

"Ya itu kan permintaan, ya atau permohonan dari Bapak Presiden karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," kata Prasetyo ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Kendati demikian, pihak pemerintah masih melakukan pengkajian terhadap landasan hukum pembentukan dewan pengawas BGN. Pasalnya, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang BGN yang mengatur struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) belum secara spesifik mencantumkan nomenklatur “dewan pengawas” dan sekadar mengatur keberadaan “dewan pengarah”.

“Nanti kami lihat, ya. Sebenarnya maknanya bisa jadi sama, ya, dewan pengarah maupun dewan pengawas dalam hal menjalankan tugasnya,” kata dia.

Menurut pandangan Prasetyo, pemerintah tidak berniat mempermasalahkan perbedaan istilah selama fungsi yang dijalankan telah selaras dengan kebutuhan organisasi.

“Yang penting nanti fungsinya. Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya dewan pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kami kehendaki, tidak ada masalah juga,” katanya.

Sebelumnya, Nanik menyatakan mundur dari posisinya sebagai Kepala BGN. Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan pada hari Rabu (22/7/2026).

Melalui pernyataan di platform media sosial, Nanik mengungkapkan bahwa keputusan itu berkaitan dengan kebutuhan menjalani perawatan medis jantung di luar negeri.

Meskipun demikian, ia mengaku tetap diminta untuk turut serta mengawasi jalannya BGN.

“Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya,” tulis Nanik.

Selepas pengunduran diri Nanik, Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru pada hari Rabu (22/7/2026) sore. Sudaryono menyambut positif wacana pembentukan dewan pengawas demi membantu memperkuat tata kelola di lingkungan BGN.

“Ada dewan pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta. Kalau ada hal-hal yang enggak benar, ya, boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif,” kata dia dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Terkini