Dorong Literasi Digital, BI Kepri Gelar CERNIVAL 2026 di Batam

Minggu, 26 Juli 2026 | 18:29:01 WIB
QRIS Makin Diminati, BI Kepri Perkuat Literasi Lewat CERNIVAL [FOTO: NET].

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau konsisten menggenjot pemahaman seputar sistem pembayaran digital seiring dengan melonjaknya pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah itu.

Langkah tersebut direalisasikan lewat perhelatan Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2026 yang dihelat di Harbour Bay Downtown, Batam, pada tanggal 24 sampai 26 Juli.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau Ardhienus mengemukakan bahwa tren pemakaian QRIS di Kepri memperlihatkan lonjakan yang amat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

"Kondisi tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap transaksi nontunai," kata Ardhienus membuka CERNIVAL 2026 di Batam, Jumat (24/7/2026).

Menjelang Mei 2026, jumlah transaksi QRIS di Kepulauan Riau tercatat telah menyentuh angka 57,60 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp6,74 triliun, atau mengalami eskalasi sebesar 101,38% apabila disandingkan dengan rentang waktu serupa tahun sebelumnya. 

Sepanjang tahun 2025 lalu, besaran transaksi QRIS bahkan sukses menembus Rp11,55 triliun dengan total volume 99,44 juta transaksi.

"Pertumbuhan ini menunjukkan QRIS semakin diterima masyarakat sebagai metode pembayaran dalam aktivitas sehari-hari. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat memahami manfaat dan menggunakannya secara aman," kata Ardhienus.

Berdasarkan pandangannya, CERNIVAL berfungsi sebagai wadah edukasi yang dikemas via pendekatan hiburan agar warga bisa merasakan secara langsung kepraktisan bertransaksi memakai QRIS. 

Salah satu daya tarik utama dari agenda ini yaitu Pasar Malam Digital yang memberi kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati bermacam wahana permainan beserta aktivitas hanya dengan melunasi pembayaran lewat QRIS senilai Rp1 saja.

Di samping itu, pasar kaget UMKM yang diramaikan oleh para pengusaha binaan Bank Indonesia serta perbankan turut menerapkan sistem pembayaran nontunai secara menyeluruh menggunakan QRIS.

Ardhienus menyampaikan bahwa Kepulauan Riau mempunyai potensi besar guna menjelma sebagai salah satu kawasan pelopor dalam pengembangan sistem pembayaran digital berkat letak geografisnya yang bersinggungan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia.

"Karena itu, BI juga terus memperluas implementasi QRIS Cross Border agar wisatawan mancanegara dapat bertransaksi lebih mudah saat berkunjung ke Kepri," kata dia.

Sepanjang tahun 2025, pemanfaatan QRIS lintas batas negara oleh para pelancong asal Malaysia, Singapura, dan Thailand di wilayah Kepulauan Riau terdata mencapai 221.812 transaksi atau melonjak hingga 511,54% jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Lewat pelaksanaan CERNIVAL 2026, pihak BI menaruh harapan agar pemahaman keuangan digital di tengah masyarakat kian meningkat sehingga penerapan QRIS semakin meluas serta sanggup menyokong kemajuan ekonomi digital yang inklusif di Kepulauan Riau.

Terkini