Laba Bersih Astra Otoparts (AUTO) Naik 22,6% di Semester I/2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:27:01 WIB
Astra Otoparts Kantongi Laba Rp1,2 Triliun pada Semester I/2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Emiten manufaktur komponen kendaraan bermotor di bawah naungan Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), sukses membukukan lonjakan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,6% secara tahunan hingga mencapai angka Rp1,2 triliun pada paruh pertama semester I/2026.

Merujuk pada catatan laporan keuangan per akhir Juni 2026, kenaikan perolehan laba bersih AUTO tersebut berjalan linear dengan capaian pendapatan bersih konsolidasian yang turut mengalami pertumbuhan sebesar 13,2% year on year (YoY) menjadi Rp10,9 triliun, meningkat dari periode sebelumnya yang berada di angka Rp9,6 triliun.

Tren pertumbuhan performa bisnis perseroan ini ditopang secara utama oleh sokongan kinerja yang solid dari dua lini pilar bisnis utamanya, yakni segmen manufaktur serta segmen perdagangan. 

Dari lini segmen manufaktur, perolehan pendapatan bersih tercatat menyentuh angka Rp5,6 triliun pada semester I/2026 atau mengalami pertumbuhan sebesar 11,6% YoY apabila dikomparasikan dari capaian sebelumnya sebesar Rp5,0 triliun. 

Peningkatan ini dipicu oleh eskalasi permintaan pasokan komponen dari para pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM) baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Di samping itu, pihak perseroan turut aktif mengembangkan komponen kendaraan listrik (xEV), memproduksi mesin pengisian daya mandiri bermerek ALTRO, serta melakukan langkah diversifikasi bisnis ke sektor nonotomotif seperti industri alat kesehatan.

Sementara itu, pada lini segmen perdagangan berhasil meraup angka pendapatan sebesar Rp5,3 triliun, atau mengalami kenaikan 15,1% YoY dari posisi sebelumnya yang tercatat senilai Rp4,6 triliun. 

Kinerja gemilang dari segmen perdagangan ini disokong penuh oleh tingginya tingkat permintaan dari pasar aftermarket domestik serta ekspansi perluasan jaringan ritel modern yang kini telah menembus total 667 gerai, yang semakin dioptimalkan melalui integrasi platform digital astraotoshop.com.

Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman, mengungkapkan bahwa pertumbuhan kinerja positif pada paruh pertama tahun ini mencerminkan resiliensi fundamental bisnis perseroan di tengah dinamika kenaikan harga bahan baku dan volatilitas nilai tukar rupiah.

“Kami akan terus memperkuat kapabilitas manufaktur dan meningkatkan sinergi dengan OEM, serta memperluas jaringan dan penambahan portofolio produk di segmen aftermarket,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (27/7/2026).

Menengok dari posisi lembar neraca keuangan, total nilai aset yang dimiliki oleh Astra Otoparts terpantau tumbuh sebesar 5,6% year to date (YtD) menjadi senilai Rp23,9 triliun jika dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2025 lalu yang berada di angka Rp22,6 triliun. 

Komposisi struktur keuangan perseroan pun tergolong sangat kokoh dengan total ekuitas yang tercatat mencapai Rp17,2 triliun per akhir Juni 2026. Kekuatan fondasi permodalan ini dinilai sangat memadai guna menopang berbagai rencana ekspansi bisnis serta operasional perusahaan ke depan.

Terkini