Gandeng PT SMI, Pemkab Badung Bangun Jalan Rp2,9 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 21:56:31 WIB
Pemkab Badung Garap Proyek Jalan Rp2,9 T Atasi Macet [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Badung resmi mengawali mega proyek infrastruktur jalan bernilai Rp2,9 triliun dalam upaya mengurai kemacetan di kawasan destinasi wisata. Garapan jalan tersebut mencakup ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) serta Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat. 

Momen peletakan batu pertama dilaksanakan secara langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersanding dengan Gubernur Bali Wayan Koster pada Senin (27/7/2026).

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pengembangan koridor jalan di Kecamatan Kuta Selatan dan Kuta Utara ditujukan buat menciptakan jaringan akses yang terintegrasi. 

Hadirnya infrastruktur ini bakal menyediakan rute alternatif, memangkas beban kepadatan lalu lintas di jalur utama, sekaligus mendongkrak aksesibilitas menuju area pemukiman, fasilitas publik, tempat wisata, hingga pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

"Pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Badung Selatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026–2027. Tahap awal meliputi pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) serta penataan Simpang Siligita dengan total panjang jalan mencapai 10,89 kilometer dan pembangunan Jalan Semer–Teuku Umar Barat untuk mengurai kemacetan di Simpang Semer dengan total panjang jalan mencapai 4,77 kilometer dengan anggaran Rp2,9 triliun lebih," jelas Adi Arnawa dikutip Selasa (28/7/2026).

Lebih rinci, Bupati Adi Arnawa menerangkan rencana jangka panjang pengerjaan JLS yang dirancang membentang sepanjang 29,95 kilometer. Adapun bagi wilayah Badung Tengah dan Badung Utara, target total pengerjaan jalan dipatok mencapai 52,95 kilometer untuk kurun waktu 2026–2029.

Bupati mengungkapkan bahwa keseluruhan proyek pembangunan jalan tersebut telah melewati proses studi kelayakan (feasibility study/FS) dan penyusunan Detail Engineering Design (DED) guna mendasari penentuan trase maupun tipikal jalan. 

Selain itu, tahapan penetapan titik lokasi serta pembebasan tanah ditempuh lewat musyawarah mufakat yang senantiasa menghormati hak pemilik lahan dan mengutamakan rasa keadilan.

"Sehingga kalau ini sudah dibuat, berarti kondisi wilayah Badung secara umum sudah dilintasi oleh jalan-jalan besar. Sehingga saya yakin sekali, daya dukung pariwisata kami akan semakin meningkat," tambah Adi Arnawa.

Adi Arnawa tak menampik jika proses pembebasan tanah sempat diwarnai dinamika pro dan kontra. Kendati demikian, berkat dialog yang persuasif serta akselerasi urusan administrasi, pelaksanaan pembangunan pada akhirnya bisa dieksekusi. 

Ia meyakini JLS bakal memacu laju perekonomian, mengerek nilai kawasan, hingga memberikan kontribusi positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kedepannya, pengerjaan infrastruktur diharapkan lebih dominan disokong kemampuan fiskal daerah tanpa harus bersandar pada dana pinjaman.

Koster Dorong Akselerasi Infrastruktur

Dalam momentum serupa, Gubernur Bali Wayan Koster mengutarakan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran Pemkab dan DPRD Badung atas dimulainya proyek strategis ini. Bagi Koster, proyek tersebut menjadi solusi konkret terhadap kendala kemacetan parah yang sekian lama mengepung area pariwisata Badung Selatan.

"Saya bersyukur apa yang direncanakan sejak lama hari ini bisa dimulai. Kawasan ini merupakan destinasi wisata yang sangat padat, bukan hanya aktivitas masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan. Kemacetan yang terjadi selama ini harus diselesaikan agar pariwisata Badung dan Bali tetap berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan," ujar Koster.

Gubernur turut mengapresiasi keberanian Pemkab Badung yang bersedia mengucurkan dana sebesar Rp2,9 triliun untuk proyek ini, termasuk keputusan cermat menggandeng skema pembiayaan PT SMI. Menurut pandangannya, percepatan pembangunan fisik wajib dieksekusi mengingat penundaan justru berpotensi membuat ongkos konstruksi melambung tinggi di kemudian hari.

"Langkah yang diambil Pak Bupati sudah berada di arah yang benar dan patut kami dukung bersama," tegas Koster.

Terkini