Kebut Ketahanan Pangan, 15 Bendungan Dibangun Cepat

Rabu, 29 Juli 2026 | 17:50:01 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 15 Bendungan Irigasi [FOTO: NET].

JAKARTA - Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa pemerintah tengah menggenjot penyelesaian 15 bendungan di pelbagai wilayah guna menopang irigasi lebih dari 200 ribu hektare lahan tani demi memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Percepatan pembangunan sarana pengairan dan jaringan irigasi ini dilaksanakan untuk menekan kerentanan sektor pertanian terhadap faktor cuaca sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan maupun banjir akibat dinamika perubahan iklim.

"Tanpa dukungan bendungan dan irigasi yang memadai, banyak wilayah pertanian masih mengandalkan pola tanam tadah hujan yang rentan terhadap perubahan musim, termasuk ancaman kekeringan saat El Nino maupun banjir akibat curah hujan tinggi," katanya.

Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum per 21 Juli 2026, tercatat sudah ada 240 bendungan yang beroperasi, sementara 15 bendungan lainnya masih berproses pembangunannya dengan estimasi anggaran mencapai sekitar Rp32,806 triliun.

Seluruh proyek bendungan tersebut tersebar di sejumlah provinsi, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, serta Maluku.

Lebih lanjut, pemerintah memproyeksikan seluruh waduk yang sedang dalam tahap konstruksi itu mampu menampung lebih dari satu miliar meter kubik air untuk menyuplai pengairan ke lebih dari 200 ribu hektare lahan pertanian nusantara.

Di samping mengokohkan ketahanan pangan, kehadiran bendungan-bendungan ini juga diandalkan untuk menekan potensi banjir, mengamankan pasokan air baku, serta memfasilitasi penyediaan energi baru dan terbarukan.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum per 24 Juli 2026, sebanyak 240 bendungan yang sudah beroperasi mempunyai total volume tampungan mencapai 9,74 miliar meter kubik, serta diperkuat oleh ratusan situ, danau, waduk air baku, dan sumur bor yang disiagakan untuk mengantisipasi musim kemarau serta ancaman fenomena El Nino.

Terkini