Budisatrio: Kualitas Kader Kunci Utama Kemajuan Karang Taruna

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:44:01 WIB
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono mengutarakan bahwa eksistensi Karang Taruna di masa depan tidak diukur dari seberapa banyak anggotanya. (Foto: NET)

JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono mengutarakan bahwa eksistensi Karang Taruna di masa depan tidak diukur dari seberapa banyak anggotanya, melainkan dari kompetensi kader yang sanggup memberikan dampak positif secara nyata kepada publik.

"Sebuah organisasi kuat, organisasi yang besar, organisasi yang berdampak itu tidak ditentukan dengan jumlah atau kuantitas kader-kader, tetapi ditentukan oleh kualitas dari kader-kader di dalam organisasi itu sendiri," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Di sela-sela kegiatan pelatihan pelatih PNKT yang berlangsung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Jumat, ia menyampaikan bahwa organisasi yang telah menginjak usia hampir 66 tahun tersebut wajib konsisten memajukan kelembagaannya via proses kaderisasi berkesinambungan.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Karang Taruna membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh pemuda yang berniat berbakti tanpa memedulikan perbedaan suku, agama, afiliasi politik, ataupun status sosial, sebab faktor utamanya ialah niat kuat untuk berpartisipasi dan menebar manfaat bagi masyarakat.

Berdasarkan pandangannya, peningkatan mutu kader kini menjadi prioritas utama kepengurusan periode ini lewat penataan internal, pengoptimalan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan pelatihan pelatih yang diandalkan mampu mencetak kader motor penggerak di pelbagai wilayah.

Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menerangkan bahwa Karang Taruna memegang modal sosial yang masif untuk mendorong kemajuan kesejahteraan sosial, sehingga mutu kader menjelma menjadi elemen krusial dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

Saat ini, tercatat ada lebih dari 31 ribu titik pengabdian Karang Taruna yang tersebar di 136 kabupaten atau kota, melampaui 1.600 kecamatan, mendekati 29 ribu desa serta kelurahan, dan mencakup 16 provinsi, dengan total anggota terdata melampaui 83 ribu jiwa.

"Ini adalah modal sosial yang luar biasa, aset bangsa, dan ini adalah tantangan untuk Pak Budi dan teman-teman sekalian," katanya.

Selanjutnya, Gus Ipul menitipkan lima agenda prioritas kepada Karang Taruna, yang mencakup keikutsertaan dalam memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), membimbing keluarga penerima manfaat agar mandiri secara ekonomi, meningkatkan kesiagaan menghadapi bencana, menumbuhkan jiwa wirausaha pemuda, serta mengawal kelompok masyarakat rentan.

Menurut penjelasannya, eksistensi Karang Taruna yang menjangkau hingga akar rumput di tingkat desa menjadikan organisasi ini sebagai mitra tepercaya pemerintah dalam menyukseskan implementasi aneka program sosial.

"Kami mengajak Karang Taruna turut berpartisipasi menyukseskan program-program Bapak Presiden Prabowo dalam rangka melayani kelompok-kelompok rentan, memperkuat data, dan ikut dalam program-program pemberdayaan di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia," katanya.

Terkini