Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:53:32 WIB
Menag: Fungsi Masjid Harus Diperluas untuk Berdayakan Umat [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan fungsi masjid perlu terus diperluas sebagai pusat pemberdayaan masyarakat agar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial, kemanusiaan, serta pembangunan bangsa.

“Bukan umat yang memberdayakan masjid, tapi masjid yang memberdayakan umat,” ujar Menag Nasaruddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menag menjelaskan transformasi fungsi masjid mulai diterapkan di Indonesia. Sebagai contoh, banyak masjid telah dimanfaatkan sebagai posko pelayanan masyarakat selama masa arus mudik.

Menurut Menag, perluasan fungsi tersebut selaras dengan teladan pada masa Rasulullah Shalallahu Allahi Wassalam (SAW), ketika masjid menjadi pusat penyelenggaraan berbagai urusan masyarakat dan pemerintahan.

“Kita lihat masjidnya Rasulullah berfungsi sebagai sekretariat negara. Semua persoalan-persoalan pemerintahan diselesaikan di masjid. Jadi masjid itu adalah rumah besar untuk kemanusiaan,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Dalam konteks tersebut, Menag menilai peran imam masjid semakin strategis. Imam tidak hanya bertugas memimpin ibadah, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan fungsi sosial masjid agar menjadi pusat pelayanan, pemberdayaan, serta penyebaran nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.

Menurut Menag, hal itu menjadi salah satu semangat penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang akan mempertemukan para imam dari berbagai negara pada September 2026.

“Kita ingin imam Indonesia bukan hanya menjadi imam yang baik bagi jamaahnya, tetapi juga menjadi duta perdamaian Indonesia yang mampu membawa pengalaman Islam Indonesia ke panggung dunia,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Konferensi internasional tersebut ditargetkan menghadirkan sekitar 400 imam besar dari berbagai negara sebagai wadah memperkuat jejaring dan bertukar pengalaman mengenai pengelolaan masjid serta penguatan peran imam di tingkat global.

“Dan akan hadir sekitar 400 imam-imam besar dunia, termasuk kita usahakan Insya Allah, Sheikh Sudais akan datang, kemudian juga imam besar yang lain termasuk Grandsheikh Al-Azhar kita juga undang. Dari Amerika, dari Eropa, dari Jepang, Korea, semua imam-imam besar pada negara-negara terutama negara-negara besar itu akan datang secara simbolik di Indonesia,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Terkini

Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:53:32 WIB

Komisi X Minta Anggaran MBG Dipisah Mulai APBN 2027

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:40:31 WIB

Prabowo Sambut Kunjungan Perdana PM Thailand di Jakarta

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:32:31 WIB

Nindya Karya Kebut Proyek Garam Nasional Di Rote Ndao

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:47:01 WIB