BPS: Turis Asing ke Indonesia Tembus 7,45 Juta di Semester I

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:48:31 WIB
Kunjungan Wisman ke RI Capai 7,45 Juta pada Semester I/2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kedatangan wisatawan asing (wisman) ke Tanah Air menyentuh angka 7,45 juta sepanjang kurun Januari–Juni 2026. Angka pencapaian tersebut menorehkan rekor tertinggi untuk rentang waktu yang sama sejak tahun 2020, meskipun volume kunjungan dalam basis tahunan (YoY) tercatat mengalami koreksi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengemukakan jumlah kedatangan wisman pada Juni 2026 menyentuh 1,39 juta kunjungan, menanjak 0,32% apabila dibandingkan Mei 2026 secara bulanan (mtm). Akan tetapi, jika dikomparasikan secara tahunan, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2,15%.

"Secara kumulatif, atau sepanjang Januari hingga Juni tahun 2026, total kunjungan wisman mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71% dibanding periode yang sama pada tahun 2025. Capaian kunjungan wisman selama Januari sampai dengan Juni tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020 yang lalu," kata Ateng dalam rilis Berita Resmi Statistik, Senin (3/8/2026).

Dia menguraikan lebih lanjut, arus kedatangan wisman hingga pertengahan tahun ini bersumber dari 1,21 juta kunjungan lewat gerbang utama serta 175.696 kunjungan melalui jalur perbatasan negara. Merujuk pada paspor yang dipakai, pelancong asal Malaysia menduduki posisi puncak penyumbang kedatangan terbanyak dengan persentase 18,66%, disusul oleh Singapura sebanyak 12,25% serta Australia di angka 12,08%.

Dalam kalkulasi bulanan, BPS memetakan kenaikan kunjungan pelancong pemegang paspor Singapura dan Australia, sedangkan turis asal Malaysia justru memperlihatkan tren melemah. Sebaliknya, dalam kerangka tahunan, arus kedatangan wisatawan asal Malaysia serta Australia terpantau menanjak, sementara Singapura mengalami koreksi penurunan.

Ateng lantas menambahkan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, tetap mendominasi sebagai pintu gerbang utama wisman yang mayoritas digawangi oleh turis pemegang paspor Australia.

Lebih jauh lagi, memasuki kuartal II/2026, dia menyebutkan rata-rata nilai belanja wisman berada di kisaran US$1.285 per kunjungan. Angka tersebut memang lebih rendah jika disandingkan dengan triwulan I/2026, namun menunjukkan peningkatan apabila dibandingkan triwulan II/2025.

BPS turut mencatat durasi rata-rata masa inap wisman bertahan di angka 10,30 malam sepanjang kurun waktu tersebut. Alokasi pengeluaran terbesar diserap oleh sektor akomodasi sebesar 37,21%, disusul pengeluaran untuk makanan serta minuman mencapai 19,81%, serta porsi belanja dan cinderamata di kisaran 11,04%.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan target kedatangan wisatawan mancanegara mampu menyentuh angka 17,6 juta pada tahun ini. Dengan demikian, realisasi akumulasi kunjungan wisman sepanjang Januari–Juni 2026 ini baru memenuhi sekitar 42,33% dari target keseluruhan.

Terkini

Emas Masih Tertekan, Gagal Tembus Resistance US$4.104

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:31:31 WIB

PMI Manufaktur RI Naik ke 50,2 pada Juli 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:28:31 WIB

Rupiah Menguat, Simak Kurs Dolar AS di Bank Besar

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:21:32 WIB

Ragam Respons Pasar: IHSG Koreksi, Rupiah Naik Tipis

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:13:31 WIB