JAKARTA - World Boxing Council (WBC) mengabarkan bahwa Jordan White beserta Luis Torres bakal bertarung di atas ring demi memperebutkan sabuk WBC Silver kelas ringan dengan bobot 61,2 kilogram yang tengah kosong pada tanggal 29 Agustus bertempat di Galen Center, Los Angeles, Amerika Serikat.
"Kedua petinju akan naik ring memperebutkan gelar WBC Silver yang lowong," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Pertarungan di antara Jordan serta Luis diprediksi berjalan sangat ketat dalam kategori kelas ringan.
- Baca Juga Pasar Mobil Indonesia Semakin Ketat
Kedua atlet tinju tersebut secara bersamaan tengah berada pada kondisi penampilan optimal serta berambisi mengamankan hasil positif guna mendekatkan diri ke jajaran petinju papan atas kelas ringan global.
Jordan, sosok petarung asal Amerika Serikat yang memiliki julukan "Shortdog", terkenal berkat daya ledak tinggi, kepalan tangan bertenaga, serta karakter bertarung yang maju menyerang demi terus mendesak musuh sejak ronde-ronde permulaan.
Berbekal catatan 20 kali menang, yang mana 12 di antaranya diraih lewat kemenangan knockout (KO), serta dua hasil negatif, Jordan melangkah menuju pertandingan ini dengan tingkat keyakinan diri yang amat besar.
Hasil positif akan membantunya menambah deretan prestasi seusai sebelumnya memegang sabuk WBC International kelas ringan di samping memperkokoh kedudukannya sebagai salah satu penantang utama pada kelas tersebut.
Pada sisi yang berlawanan, Luis yang berjuluk "Koreano" Torres datang membawa nama baik sebagai petarung yang mempunyai kemampuan teknik matang, kecerdasan menyusun strategi, serta mental petarung sejati ciri khas atlet Meksiko.
Pola bertarungnya yang tertib serta dikombinasikan dengan daya gedor efektif menjadikannya ancaman nyata bagi lawan mana pun.
Luis mengantongi catatan 22 kemenangan dengan rincian 13 kali KO serta baru menderita satu kali kekalahan saja.
Ia hadir berbekal rasa percaya diri besar guna merengkuh sabuk berornamen Hijau dan Emas milik WBC sekaligus memperlihatkan kapasitasnya agar pantas bertarung pada tingkatan tertinggi kelas ringan.
Pihak WBC memaparkan bahwa titel WBC Silver merupakan salah satu tangga krusial di dalam lintasan profesi seorang atlet tinju profesional.
Sejumlah besar pemilik sabuk Silver pada akhirnya mampu memperoleh kesempatan melakoni laga perebutan sabuk penguasa dunia WBC seusai menampilkan aksi gemilang di atas ring.
Oleh sebab itu, pemenang dari duel ini bukan sekadar mengamankan sabuk bergengsi WBC Silver semata, melainkan pula membuka jalan lebih lebar guna merangsek ke dalam persaingan perebutan takhta juara dunia WBC pada masa mendatang.
WBC menyampaikan harapan sukses bagi kedua petinju beserta kru pendamping mereka sekaligus optimis bahwa partai tersebut bakal menyuguhkan tontonan bermutu prima demi memuaskan para pecinta olahraga tinju global.