Daftar 89 Negara Bebas Visa dan VoA untuk Paspor Indonesia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46:32 WIB
Belarus, salah satu negara yang memberikan akses bebas visa untuk WNI. (Foto: NET)

JAKARTA - Ingin berwisata ke luar negeri? Agar pelesiran bebas repot, silakan pilih beberapa negara yang memberikan izin masuk tanpa visa bagi pemilik paspor Republik Indonesia. Pantai& Kepulauan

Merujuk pada data terkini Global Passport Index per Juli 2026, setidaknya ada 89 negara yang mengizinkan warga negara Indonesia (WNI) berkunjung tanpa harus mengurus visa konvensional yang rumit.

Fasilitas kemudahan masuk ini terbagi ke dalam tiga skema utama, di antaranya bebas visa sepenuhnya (murni), visa on arrival (VoA), dan electronic travel authorization (eTA).

Bebas visa murni (42 negara) Pada skema ini, WNI cukup membawa paspor aktif atau minimal masa berlaku 6 bulan beserta dokumen pelengkap standar seperti tiket pesawat pulang-pergi serta bukti reservasi penginapan. 

Tanpa pendaftaran tambahan, pelancong dapat langsung melalui pemeriksaan keimigrasian di negara tujuan.

Berikut daftar negaranya:

  • Angola (30 hari)
  • Barbados (90 hari)
  • Belarus (30 hari)
  • Brasil (30 hari)
  • Brunei Darussalam (14 hari)
  • Filipina (30 hari)
  • Fiji (120 hari)
  • Gambia (90 haru)
  • Guyana (30 hari)
  • Haiti (90 hari)
  • Hong Kong (30 hari)
  • Iran (15 hari)
  • Kamboja (30 hari)
  • Kazakhstan (30 hari)
  • Kiribati (90 hari)
  • Kolombia (90 hari)
  • Laos (30 hari)
  • Makau (30 hari)
  • Malaysia (30 hari)
  • Mali (30 hari)
  • Maroko (90 hari)
  • Mikronesia (30 hari)
  • Myanmar (14 hari)
  • Namibia (30 hari)
  • Peru (180 hari)
  • Rwanda (90 hari)
  • Saint Vincent and the Grenadines (90 hari)
  • Serbia (30 hari)
  • Singapura (30 hari)
  • Suriname (30 hari)
  • Tajikistan (30 hari)
  • Teritorial Palestina (tanpa batasan khusus)
  • Thailand (60 hari)
  • Timor Leste (30 hari)
  • Tunisia (90 hari)
  • Turki (30 hari)
  • Uzbekistan (30 hari)
  • Venezulea (90 hari)
  • Vietnam (30 hari)
  • Chile (90 hari)
  • Dominika (21 hari)
  • Ekuador (90 hari)

Skema visa on arrival/VoA (40 negara) VoA diterbitkan langsung oleh petugas di tempat kedatangan (bandar udara/pelabuhan) negara tujuan. Dalam skema ini, pemegang paspor Indonesia tidak perlu mengajukan permohonan izin masuk sebelum keberangkatan.Berikut daftar negaranya: Pantai& Kepulauan

  • Armenia (120 hari)
  • Azerbaijan (30 hari)
  • Bangladesh (30 hari)
  • Bolivia
  • Burundi
  • Djibouti
  • Etiopia (90 hari)
  • Gabon
  • Guinea
  • Guinea-Bissau (90 hari)
  • Guinea Ekuatorial
  • India
  • Kepulauan Marshall (90 hari)
  • Komoris (45 hari)
  • Kongo
  • Kuba
  • Kirgistan (30 hari)
  • Madagaskar (90 hari)
  • Malawi (30 hari)
  • Maladewa (30 hari)
  • Mauritania
  • Nepal
  • Nigeria
  • Oman (30 hari)
  • Palau (30 hari)
  • Papua Nugini (e-visitors 60 hari)
  • Paraguay (30 hari)
  • Qatar (30 hari)
  • Samoa (90 hari)
  • Sierra Leone (30 hari)
  • Sri Lanka (30 hari)
  • Sudan Selatan
  • Tanzania
  • Tongo
  • Tuvalu (30 hari)
  • Uganda
  • Ukraina
  • Yordania (30 hari)
  • Zimbabwe (90 hari)

Skema electronic travel authorization/eTA (7 negara) Skema eTA mengharuskan pelancong mengajukan izin perjalanan digital secara daring melalui laman resmi pemerintahan negara tujuan sebelum tanggal keberangkatan.

Jika disetujui, eTA akan terhubung dengan data paspor pemohon. Saat kedatangan, petugas keimigrasian cukup memindai paspor.

Berikut daftar negaranya:

  • Jepang
  • Kenya
  • Mozambik
  • Pantai Gading
  • Saint Kitts and Nevis
  • Seychelles
  • Sri Lanka

Jangan lupa untuk memeriksa kembali masa berlaku paspor serta dokumen penunjang lainnya sebelum keberangkatan.

Terkini