Analisis Lengkap Alasan BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga Hari Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:15:32 WIB
Bank Indonesia (BI). (Foto: NET)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur (RDG) BI pada hari ini (19/8/2026). Lembaga tersebut diproyeksi mempertahankan suku bunga pada RDG kali ini.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa mencatat bahwa bank sentral meningkatkan penyerapan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar 300% secara week on week (WoW) menjadi Rp 20,0 triliun dari Rp 5,0 triliun, di tengah kuatnya permintaan yang mencapai Rp 80,7 triliun dan terkonsentrasi pada tenor 12 bulan (12M) sebesar Rp 71,7 triliun.

Meski penyerapan meningkat tajam, yield pemenang turun menjadi 7,06% (tenor 6 bulan), 7,21% (tenor 9 bulan), dan 7,37% (tenor 12 bulan), memberikan otoritas moneter ruang lebih besar untuk mengelola likuiditas sekaligus mempertahankan peran instrumen tersebut dalam menjaga stabilitas rupiah.

Inflow portofolio asing melambat 79% WoW menjadi hanya Rp 900 miliar pada pekan lalu, dengan inflow SRBI sebesar Rp 2,7 triliun mengimbangi outflow Rp 1 triliun dari saham dan Rp 820 miliar dari SBN. 

Permintaan instrumen itu yang tetap kuat dan tambahan insentif turut menopang nilai tukar menguat sekitar 1% secara month to date (MTD) menuju Rp 17.800 per dolar AS, menjadikannya mata uang dengan kinerja terbaik kedua di kawasan setelah Korean Won.

“Kami memperkirakan BI mempertahankan suku bunga kebijakan hari ini, didukung rupiah yang stabil di sekitar Rp 17.800 per dolar AS, CDS 5 tahun yang turun ke 84 bps, serta total inflow asing sebesar Rp 9,6 triliun dalam dua minggu pertama Agustus 2026 yang didominasi Rp 9,5 triliun ke SRBI,” ujar Jessica dalam risetnya pada Rabu (19/8/2026).

Dengan spread SRBI tenor 12 bulan – BI Rate menyempit menjadi 162 bps dari 189bps, pengamat menilai instrumen non-suku bunga tersebut terlihat semakin efektif sehingga mengurangi urgensi kenaikan suku bunga lanjutan sekaligus membatasi tekanan tambahan terhadap pertumbuhan domestik.

Terkini