Sederet Manfaat Jeruk: Redakan Pilek hingga Menjaga Kesehatan Kulit

Jumat, 21 Agustus 2026 | 04:55:32 WIB
ILUSTRASI Pengunjung mengamati pohon jeruk [FOTO: NET].

JAKARTA - Jeruk tergolong sebagai salah satu buah yang rendah kalori sekaligus menyimpan kelimpahan nutrisi berkhasiat, mulai dari meredakan pilek hingga mencerahkan kulit.

Kandungan nutrisi pada jeruk bervariasi tergantung varietasnya, namun umumnya buah ini tergolong rendah kalori, lemak, serta natrium, serta kaya akan antioksidan, serat, dan vitamin mengutip publikasi Health pada Kamis (20/8/2026). Sebagai gambaran, sebutir jeruk berukuran kecil memuat 45,1 kalori serta 0,115 gram atau kisaran 0,15 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Berikut merupakan deretan faedah jeruk yang berguna bagi kesehatan tubuh.

1. Memberikan asupan serat yang cukup Kelompok dewasa memerlukan kisaran 25 hingga 38 gram serat saban hari atau setara 14 gram per 1.000 kalori.

Menyantap buah jeruk dapat membantu menyuplai 2,3 gram serat per bijinya, sedangkan satu jeruk mandarin berukuran besar memuat 2,1 gram serat. Sebagian besar komponen serat tersebut berupa pektin, yakni tipe serat larut yang membentuk struktur serupa gel untuk melambatkan proses pencernaan serta mencegah lonjakan gula darah.

Di samping itu, serat turut mengikat kolesterol guna dibuang dari dalam tubuh sekaligus menekan kadar kolesterol. Porsi serat sisanya bersifat tidak larut, yang berfungsi memperbesar volume tinja serta melancarkan pergerakan usus.

2. Mengurangi durasi dan keparahan pilek Kendati vitamin C tidak sanggup menolak kedatangan pilek, beberapa bukti mengindikasikan bahwa vitamin C berpeluang mempersingkat masa sakit serta meminimalisir tingkat keparahannya.

Enam ons jus jeruk menyajikan 103 persen AKG vitamin C yang disarankan. Sebutir buah jeruk utuh memasok 78 persen, sementara separuh buah jeruk bali ukuran sedang menyumbang 43 persen.

3. Membuat kulit jadi lebih sehat Peran vitamin C dalam pembentukan kolagen memicu sebagian peneliti meyakini zat ini mampu mempertahankan kelembutan dan kelenturan kulit.

Sebuah kajian pada 2017 menunjukkan bahwa tingginya konsumsi buah serta sayuran berpotensi menahan laju penuaan dini yang kasatmata. Tim peneliti menggarisbawahi kemampuan vitamin C dalam memproteksi kulit dari paparan radiasi ultraviolet (UV) yang berbahaya.

4. Meminimalisir risiko penyakit jantung Buah jeruk mengandung flavonoid dan vitamin C yang bertindak selaku antioksidan penunjang kesehatan jantung.

Flavonoid berperan meredakan peradangan, sedangkan vitamin C mampu membentengi tubuh dari risiko aterosklerosis. Penumpukan plak pada dinding pembuluh darah arteri diketahui memperbesar peluang terjadinya serangan jantung serta stroke. Jeruk juga menjadi lumbung zat gizi pemelihara jantung lainnya, seperti folat dan kalium.

Folat menunjang proses pemecahan homosistein, yaitu senyawa asam amino yang dapat mendongkrak risiko penyakit jantung jika kadarnya berlebihan. Di sisi lain, kandungan kalium pada jeruk berguna menetralkan dampak buruk natrium guna mengendalikan tekanan darah.

Sejumlah metabolit, atau zat sisa yang diproduksi tubuh saat mengurai jeruk, turut berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Mengandung banyak kalium Sektor buah jeruk amat kaya akan kalium yang berfungsi memelihara keseimbangan cairan serta mengendalikan kontraksi otot. Kalium menyeimbangkan kadar natrium dari makanan dengan membantu tubuh mengeluarkannya, sekaligus memfasilitasi pengontrolan tekanan darah.

Pembatasan asupan natrium bermanfaat menurunkan risiko dan mengobati gangguan tekanan darah tinggi. Mengonsumsi deretan makanan tinggi kalium sanggup menekan risiko penyakit jantung serta menguatkan struktur tulang.

Terkini