BI: Inovasi Wirausaha Muda Kunci Utama UMKM Naik Kelas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:38:32 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas AM Djiwandono. [Foto: via Kompas.com]

JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas AM Djiwandono menyatakan bahwa inovasi dan kreativitas wirausaha muda merupakan kunci utama untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas, terutama pada sektor berbasis keterampilan dan budaya seperti kriya dan wastra.

"Regenerasi tidak cukup sekadar melanjutkan. Generasi muda harus mampu memperbarui dan membawa usaha naik kelas dengan kreativitas, teknologi, digitalisasi, penguatan brand, serta kemampuan membaca pasar," kata Thomas dalam sambutannya pada Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Thomas mengungkapkan banyak UMKM, khususnya di sektor kriya dan wastra, dibangun dari pengalaman serta keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun. 

Oleh sebab itu, tantangan regenerasi bukan sekadar menjaga pengetahuan dan keterampilan tersebut, melainkan juga mengembangkannya menjadi sumber nilai ekonomi baru.

Generasi muda dinilai memiliki posisi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Sentuhan teknologi, digitalisasi, kreativitas, dan penguatan merek dapat membuat produk berbasis budaya lebih relevan dengan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambahnya.

"Wastra, kriya, dan berbagai produk berbasis budaya Indonesia memiliki kekuatan pada autentisitasnya. Di tengah generasi muda, kekuatan tersebut dapat dikembangkan menjadi produk yang semakin relevan, memiliki nilai tambah lebih tinggi, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya.

Potensi ini kian besar lantaran generasi Z dan milenial mendominasi hampir separuh populasi Indonesia. Kedua generasi ini tumbuh berdampingan dengan teknologi, media sosial, dan ekonomi digital, serta memiliki kecenderungan bangga menggunakan produk lokal.

"Karena itu, kami perlu mendorong generasi muda bukan hanya menjadi konsumen produk kreatif Indonesia, tetapi juga menjadi pencipta karya, inovator, dan wirausaha baru," kata Thomas.

Regenerasi UMKM sangat krusial mengingat peran strategis sektor ini dalam perekonomian nasional. UMKM menyumbang sekitar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional serta menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja.

Guna mendukung UMKM tumbuh dan naik kelas, BI konsisten melakukan pengembangan lewat perluasan akses pasar, pembiayaan, digitalisasi, hingga penguatan sinergi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Thomas menambahkan, KKI menjadi salah satu wadah untuk menghubungkan UMKM dengan akses pasar, pembiayaan, teknologi, serta mitra strategis.

Melalui dukungan tersebut, BI berharap kian banyak UMKM, termasuk yang dikelola generasi muda, mampu menaikkan skala usaha, memperkuat daya saing, hingga menembus pasar global.

Terkini