Alasan TNI AU Kerahkan Pesawat Tempur di Langit Jakarta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:13:31 WIB
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana. (Foto: NET)

JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memberikan penjelasan bahwa aktivitas lalu-lalang pesawat tempur di udara Jakarta merupakan bagian dari agenda latihan yang dijalankan para penerbang tempur guna menyukseskan acara Merdeka Run dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia.

Berdasarkan keterangan pers yang disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana di Jakarta, Jumat, diuraikan bahwa rangkaian latihan tersebut telah dimulai sejak Jumat dini hari, yang bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang masih berlangsung di ibu kota.

"Pada Jumat, tiga pesawat F-16 Fighting Falcon lepas landas dari Lanud Iswahjudi menuju kawasan Jakarta dengan sasaran di sekitar Monumen Nasional (Monas). Setelah melaksanakan penerbangan sesuai rute yang telah direncanakan, ketiga pesawat tersebut kemudian mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma," ucap Nyoman.

Pada Sabtu (29/8), sambung Nyoman, ketiga pesawat tempur tersebut kembali mengudara di langit Jakarta guna menampilkan aksi flypast saat pembukaan acara Merdeka Run sebelum akhirnya bertolak pulang menuju pangkalan Lanud Iswahjudi di Magetan, Jawa Timur.

Sebagai informasi, ajang lari bertajuk Merdeka Run ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8) pagi mulai pukul 04.00 WIB, dengan mengambil rute sepanjang 8 kilometer yang dimulai dari kawasan Istana Negara, Jakarta.

"Selain F-16 Fighting Falcon, rangkaian penerbangan juga melibatkan pesawat CN-295 yang membawa penerjun serta helikopter EC-725 Caracal yang membawa giant flag. Seluruh rangkaian tersebut akan dipadukan dengan pelaksanaan Merdeka Run sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ungkap Nyoman.

Melalui penjelasan tersebut, pihak TNI AU secara tegas menepis anggapan bahwa pengerahan armada pesawat tempur ini dikaitkan dengan kepentingan lain di luar agenda kegiatan Merdeka Run.

Terkini