BRI Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Berimbal Hasil Tak Wajar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:55:32 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau (BBRI). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau (BBRI) mengimbau publik supaya tidak gampang terpikat oleh janji investasi berkeuntungan fantastis dalam kurun waktu cepat.

BRI memandang bahwa pertumbuhan antusiasme warga terhadap instrumen investasi wajib diimbangi dengan pemahaman mendalam terkait profil risiko serta legalitas instrumen guna menghindari jebakan penipuan. 

Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan bahwa geliat minat warga dalam berinvestasi merupakan sinyal positif. Kendati demikian, sebelum menyetorkan modal, publik harus mencermati profil produk, besaran risiko, serta kredibilitas pihak yang mempromosikan penawaran tersebut.

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Dhanny dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan pandangan BRI, warga dianjurkan agar lebih jeli menyikapi promosi yang menawarkan profit melimpah secara instan, terlebih jika transparansi informasi produk maupun entitas penyedia tidak dipaparkan secara transparan. 

Pencatutan nama, lambang, atau atribut perusahaan tertentu juga tidak bisa dijadikan jaminan adanya keterikatan formal dengan pihak penyedia investasi.

Lebih lanjut, Dhanny menyarankan agar publik senantiasa mengecek izin operasional lembaga penyedia investasi sekaligus memastikan instrumen terkait terdaftar dalam pengawasan badan regulator berwenang sebelum melakukan penyetoran modal.

Waspadai Modus Penipuan
Pihak BRI berpesan kepada seluruh warga untuk tidak gegabah mentransfer dana ataupun menyerahkan data personal serta rahasia perbankan tatkala mendapati penawaran investasi berimbal hasil atau tingkat suku bunga yang tidak masuk akal. 

Publik juga dihimbau agar mengecek keabsahan informasi melalui sarana komunikasi resmi milik perusahaan maupun instansi terkait.

Apabila mendapati indikasi kecurangan ataupun pemanfaatan nama dan identitas resmi BRI secara ilegal, publik dianjurkan mendokumentasikan bukti komunikasi serta transaksi guna diteruskan kepada layanan resmi BRI maupun instansi penegak hukum.

“BRI mengajak kami untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, kami dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Dhanny.

Terkini

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Aragon 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:02:31 WIB

Daftar Motor Listrik & Jenis Baterainya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:00:33 WIB

Real Madrid Foundation Latih 50 Pelatih Sepak Bola Lokal

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 05:59:02 WIB