EDUKASIEKONOMI.COM — Berdasarkan data resmi yang diperbarui setiap hari kerja pukul 08.00-09.00 WIB, kurs jual dolar AS di Bank Mandiri turun dari Rp18.435 pada 24 Agustus 2026. Di sisi lain, kurs beli juga mengalami penyesuaian dari sebelumnya Rp17.800. Selisih atau spread antara kurs jual dan beli tersebut mencerminkan margin yang ditetapkan bank untuk layanan penukaran valuta asing di kantor cabang.
Bank pelat merah ini juga menyediakan skema kurs berbeda untuk kebutuhan transaksi yang bervariasi. e-Rate berlaku untuk transaksi digital melalui aplikasi dan internet banking dengan spread paling kecil, sedangkan TT Counter digunakan untuk transaksi di teller dengan selisih lebih lebar. Adapun Special Rate diberikan untuk transaksi bernilai besar di atas USD 25.000 dengan spread lebih tipis dari kurs publik.
Perbandingan Kurs dengan BRI dan BCA
Pada perdagangan 24 Agustus 2026, patokan kurs jual Bank Mandiri berada di bawah BRI yang menetapkan Rp18.453, namun lebih tinggi dari BCA yang mematok Rp17.715. Rentang spread kurs jual-beli di bank-bank besar tersebut berkisar antara 5,54% hingga 6,17%, menunjukkan volatilitas pasar yang masih moderat.
Bagi nasabah yang bertransaksi rutin, selisih kurs antar bank bisa berdampak signifikan pada nilai rupiah yang diterima. Perbedaan ini kerap menjadi pertimbangan pelaku usaha yang memiliki kebutuhan impor atau pembayaran luar negeri secara berkala.
Tekanan Eksternal Masih Dominan
Pergerakan rupiah pada pekan-pekan terakhir tidak lepas dari sikap pasar terhadap kebijakan moneter The Fed. Pada akhir Juli 2026, nilai tukar rupiah sempat menguat ke Rp18.022 dengan apresiasi 0,49%, namun analis memperkirakan pergerakan masih akan fluktuatif dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.150.
"Kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi penggerak utama pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," ujar analis pasar modal dari Mandiri Sekuritas.
Ketidakpastian arah suku bunga acuan AS membuat pelaku pasar cenderung wait and see. Dampaknya, aliran dana asing di pasar keuangan domestik bisa berubah cepat mengikuti sentimen global, yang pada gilirannya memengaruhi permintaan dolar di pasar spot.
Cara Cek Kurs Terbaru dan Strategi Transaksi
Bank Mandiri memperbarui kurs valuta asing setiap hari kerja sekitar pukul 08.00-09.00 WIB. Nasabah dapat memantau pergerakan nilai tukar melalui situs resmi atau aplikasi digital banking untuk mendapatkan kurs e-Rate yang lebih kompetitif.
"Kurs e-Rate memberikan spread yang lebih kecil dibandingkan TT Counter sehingga lebih efisien untuk transaksi digital," jelas Kepala Divisi Valuta Asing Bank Mandiri.
Untuk transaksi bernilai besar, negosiasi special rate bisa menjadi opsi. Namun, keputusan menukar dolar sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan riil dan proyeksi pergerakan kurs dalam beberapa pekan ke depan, mengingat volatilitas masih tinggi.