ANTM Kantongi Laba Bersih Rp6,91 T pada Semester I-2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:44:01 WIB
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengantongi laba bersih sebesar Rp6,91 triliun sepanjang paruh pertama 2026. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 34% jika dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama ANTM Untung Budiharto menjelaskan bahwa pencapaian kinerja tersebut didukung oleh penguatan performa operasional serta kedisiplinan dalam mengelola modal kerja, arus kas, dan likuiditas secara konsisten.

“Pencaian tersebut menjadi landasan bagi Antam untuk terus meningkatkan kinerja melalui penguatan beyond operational excellence,” ujar Untung sebagaimana dikutip dari siaran pers pada Sabtu (29/8/2026).

Seiring dengan kenaikan laba, ANTM membukukan pertumbuhan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp9,62 triliun hingga Juni 2026, yang menunjukkan peningkatan 35% secara tahunan. 

Selain itu, laba kotor perusahaan tercatat senilai Rp10,85 triliun atau naik 32% dari posisi tahun lalu yang sebesar Rp8,24 triliun.

Perolehan tersebut turut mendongkrak nilai laba bersih per saham dasar menjadi Rp265,85, atau meningkat 36% dari sebelumnya Rp195,43 per saham dasar. Di samping itu, total aset ANTM mengalami kenaikan 27% menjadi Rp61,27 triliun, sementara nilai ekuitas perusahaan turut terkerek 14% ke level Rp38,53 triliun.

Manajemen ANTM juga menjaga kondisi likuiditas yang solid dengan posisi kas dan setara kas senilai Rp9,23 triliun. Posisi tersebut memberikan fleksibilitas finansial bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan operasional, menjaga likuiditas, serta mendukung berjalannya proyek-proyek strategis.

Secara keseluruhan, ANTM mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp62,71 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2026, atau bertumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Capaian kinerja operasional Antam pada semester I-2026 merefleksikan optimalisasi portofolio komoditas dan konsistensi perusahaan dalam menjaga keunggulan operasional untuk menciptakan nilai berkelenjutan bagi para pemangku kepentingan,” ucapnya.

Komoditas emas menjadi penopang utama penjualan ANTM dengan porsi mencapai 80% dari total penjualan pada semester I-2026. Penjualan emas tercatat naik 1% menjadi Rp50,39 triliun dari Rp49,68 triliun pada semester I-2025. 

Melalui penguatan strategi pemasaran di dalam negeri, volume penjualan emas pada periode ini mencapai 18.080 kg (581.286 troy oz.), sementara produksi dari tambang perusahaan tercatat sebesar 433 kg (13.921 troy oz.).

ANTM secara konsisten memperkuat manajemen persediaan emas dengan mempertimbangkan dinamika pasar, strategi pengadaan dan penetapan harga, serta efisiensi modal kerja guna menjaga keseimbangan antara ketersediaan produk, perputaran stok, dan likuiditas.

Sementara itu, segmen nikel yang mencakup feronikel dan bijih nikel memberikan kontribusi sebesar 17% atau senilai Rp10,41 triliun terhadap total penjualan semester I-2026, meningkat 32% dari Rp7,87 triliun pada paruh pertama tahun sebelumnya. 

Produksi bijih nikel tercatat sebesar 7,78 juta wet metric ton (wmt) dengan volume penjualan mencapai 6,77 juta wmt. Adapun produksi feronikel mencapai 7.788 ton nikel dalam feronikel (TNi) dengan total penjualan yang tumbuh 32% menjadi 7.605 TNi.

Segmen bauksit dan alumina menyumbang 3% terhadap total penjualan dengan nilai Rp1,88 triliun, atau naik 28% dibandingkan perolehan semester I-2025 sebesar Rp1,46 triliun. 

Produksi bauksit pada periode ini mencapai 1,28 juta wmt dengan volume penjualan tumbuh 24% menjadi 1,26 juta wmt. 

Sejalan dengan optimalisasi pabrik CGA, produksi alumina (chemical grade alumina) mencapai 100.257 ton (naik 12%), dengan volume penjualan tercatat sebesar 100.437 ton atau meningkat 10% secara tahunan.

Terkini

Aturan Batalkan Transaksi Kredivo Setelah 24 Jam

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:50:02 WIB

Rekomendasi Drama Korea Terpopuler Sepanjang Agustus 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:29:02 WIB

KPop Demon Hunters Naik ke Posisi Enam Top 10 Netflix

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:25:31 WIB