Soroti Konektivitas Maritim, Prabowo Siap Perluas Kerja Sama RI-Rusia

Kamis, 03 September 2026 | 19:53:01 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Rusia kini telah resmi meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis. Hal tersebut diutarakan Prabowo kala menghadiri agenda Jamuan Santap Siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Kamis (3/9/2026).

“Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu,” kata Prabowo.

Mengawali sambutannya, Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Putin atas penerimaan yang hangat di Vladivostok. Ia menyebut kedatangan ini sebagai bukti komitmen Indonesia terhadap Rusia.

“Terima kasih Yang Mulia Presiden Putin, Presiden dari Federasi Rusia. Pertama-tama, saya senang sekali berjumpa lagi dengan Yang Mulia. Terima kasih atas sambutan yang hangat dan keramahan yang diberikan kepada saya. Saya merasa sangat terhormat dan gembira dapat mengunjungi Vladivostok,” ujar Prabowo.

Sampaikan Permohonan Maaf dan Apresiasi

Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf lantaran tidak bisa menghadiri dua ajang penting Rusia pada 2026 ini, dengan alasan adanya urusan dalam negeri yang mendesak.

“Pertama, izinkan saya untuk menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada tanggal 12 Juni 2026. Juga atas penyelenggaraan KTT peringatan Asean-Rusia ke-20 pada tanggal 18 Juni 2026. Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan. Tapi saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang,” katanya.

Soroti Sejarah dan Konektivitas Maritim

Prabowo menyoroti perjalanan panjang hubungan diplomatik Indonesia-Rusia yang telah berjalan lebih dari lima dekade. Ia menilai kerja sama kedua pihak perlu terus diperluas, terutama pada sektor maritim.

“Sekali lagi terima kasih. Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam, lebih dari lima dasawarsa, lebih. Kami berdua adalah negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerjasama maritim sangat penting,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Eastern Economic Forum, yang dinilainya dapat menjadi jembatan penghubung kerja sama di kawasan.

“Dan sekali lagi kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-9. Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerjasama dan konektivitas di kawasan kami,” kata Prabowo.

Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi

Prabowo mengungkapkan bahwa jalinan ekonomi kedua negara menunjukkan tren positif. Ia merespons penjelasan Putin sebelumnya mengenai volume perdagangan RI-Rusia yang mengalami pertumbuhan 12 persen pada tahun lalu.

“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerjasama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kami. Dalam beberapa hal hubungan kami terus meningkat, sebagaimana Yang Mulia telah menyampaikan di bidang ekonomi, perdagangan kami meningkat. Kami juga kerjasama dalam berbagai bidang juga mengalami kemajuan. Dan kami siap untuk meningkatkan kerjasama ini,” pungkas Prabowo.

Terkini