Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Harus Angkat Jutaan Orang dari Kemiskinan

Jumat, 04 September 2026 | 03:37:00 WIB

EDUKASIEKONOMI.COM — Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dan pelaku usaha kawasan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa percepatan pembangunan ekonomi nasional tidak boleh berhenti pada pencapaian statistik. Pemerintah mengejar pertumbuhan yang lebih tinggi agar banyak keluarga yang selama ini hidup di bawah garis kemiskinan bisa bangkit menuju taraf hidup yang layak.

"Inilah sebabnya kami mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, bukan pertumbuhan demi pertumbuhan semata, tetapi pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju martabat," ucapnya dalam pidato yang disiarkan langsung dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pembangunan Diukur dari Meja Makan Keluarga

Prabowo tidak ingin pembangunan hanya dinikmati segelintir orang. Ia menyebut tolok ukurnya justru ada di dapur dan meja makan rumah tangga biasa: apakah anak-anak tersedia makanan bergizi, apakah petani kebagian pupuk, serta apakah hasil panen mereka mendapat harga yang wajar.

"Pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang. Pembangunan harus diukur di meja makan keluarga biasa: apakah anak-anak menerima makanan bergizi, apakah petani bisa mendapatkan pupuk dan menjual hasil bumi mereka dengan harga yang adil," tegasnya.

Filosofi Ekonomi yang Melandasi Kebijakan

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Prabowo menekankan bahwa kebijakan ekonomi Indonesia berpegang pada realisme dan pragmatisme, dengan tujuan akhir berupa manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Segala program yang dirancang pemerintah harus menjawab kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar mengejar proyeksi di atas kertas.

Tiga Arah Prioritas Pemerintah

Prinsip tersebut telah diterjemahkan ke sejumlah program kerja. Pemerintah menjalankan penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak dan ibu hamil, mendorong swasembada pangan agar petani lebih sejahtera, serta memperkuat ketahanan energi untuk mengamankan kebutuhan rumah tangga dan industri.

Dalam jangka panjang, percepatan hilirisasi industri menjadi kunci. Prabowo ingin sumber daya alam yang dimiliki Indonesia tidak lagi keluar dalam bentuk mentah, tetapi diolah di dalam negeri sehingga melahirkan industri baru, menyerap keterampilan tenaga kerja lokal, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik.

Pertanyaan yang Sama dengan Aspirasi Rakyat

Di akhir pidatonya, Prabowo menekankan bahwa

Terkini