Indonesia dan Irlandia Jalin Kerja Sama Investasi AI hingga Biofarmasi

Jumat, 04 September 2026 | 20:53:31 WIB
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Irlandia secara resmi meratifikasi Letter of Intent (LoI) mengenai pengembangan kemitraan ekonomi dan bisnis guna menggenjot kerja sama strategis di bidang bernilai tambah tinggi, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hingga industri biofarmasi.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi memaparkan bahwa tatanan ekonomi Indonesia dan Irlandia dapat saling mengisi, sehingga penandatanganan LoI ini dipandang mendatangkan keuntungan bagi kedua pihak.

"Dalam dialog hari ini, kami membahas berbagai bidang yang memiliki potensi kuat untuk menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan. Khususnya teknologi digital dan kecerdasan artifisial, energi terbarukan dan teknologi bersih, pembiayaan berkelanjutan, agri-food dan nutrisi, farmasi dan layanan kesehatan, serta penerbangan," urai Edi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Ia menjabarkan bahwa Indonesia kini memiliki pasar raksasa yang terus berekspansi, disertai daya dukung industri yang kian matang. Di pihak lain, Irlandia memegang reputasi sebagai salah satu simpul teknologi digital Eropa lantaran menjadi kantor pusat regional bagi korporasi global seperti Google, Meta, dan Microsoft, sekaligus menjadi salah satu pusat utama industri biofarmasi dunia.

Melalui penggabungan potensi unggulan dari tiap-tiap negara, Edi membidik kerja sama yang disepakati ini sanggup memicu efek berganda (multiplier effect) yang melampaui statistik nilai perdagangan semata.

"Kami ingin agar hubungan ekonomi Indonesia dan Irlandia tidak hanya diukur dari nilai perdagangan, tapi juga dari kualitas investasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, serta peluang yang tercipta bagi masyarakat kedua negara," ujarnya.

Dalam agenda yang sama, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Sharon Lennon mengutarakan rasa optimisnya atas peluang perluasan kerja sama yang masih membentang luas. Menurut pandangannya, kemitraan strategis ini dapat diakselerasi dengan menitikberatkan pada keselarasan arah prioritas ekonomi nasional antara Dublin dan Jakarta.

"Kami dapat berbuat lebih banyak, bersandar pada berbagai bidang konvergensi dalam prioritas ekonomi nasional kami, seperti digital dan AI, jasa keuangan, ekonomi kreatif, ketahanan energi, pendidikan berkualitas, ekonomi biru dan hijau, hingga pertanian dan nutrisi yang berkelanjutan," papar Sharon.

Terkini