Prabowo Pantau Terus Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Dampaknya

Senin, 07 September 2026 | 18:47:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah terus mengamati erupsi Gunung Anak Krakatau berikut imbasnya, termasuk paparan abu vulkanik di kawasan sekitarnya.

"Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya," kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memastikan dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).

Ia menyampaikan instansi terkait, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus memperbarui laporan mengenai kondisi paling mutakhir.

Pemerintah daerah bersama ragam pemangku kepentingan juga dilibatkan dalam pemantauan maupun penanganan dampak erupsi berlandaskan data dari lembaga teknis terkait.

Menurut penjelasan Qodari, tindakan mitigasi sudah dijalankan, mencakup penyesuaian operasional moda transportasi sebagai bagian dari strategi merespons dampak erupsi.

"Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama dari Bapak Presiden dan pemerintah," ujarnya.

Menyikapi perkembangan tersebut, Qodari meminta publik tetap tenang serta waspada selama guyuran abu vulkanik masih berlangsung. Sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan, warga di daerah terdampak disarankan mengenakan masker dan kacamata saat berkegiatan di luar rumah.

Masyarakat pun diminta menutup rapat akses jendela serta kaca guna menghalau abu vulkanik menerobos masuk ke dalam rumah.

Di samping itu, warga di arena terdampak diimbau menyiagakan pasokan air bersih dan membasuh area wajah usai beraktivitas dari luar ruangan.

Sebelumnya, pemerintah telah mengesahkan penutupan sementara untuk enam bandara di Banten, Jakarta, Lampung, dan Jawa Barat imbas paparan abu vulkanik di ruang udara, yakni Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, Budiarto Curug Tangerang, serta Husein Sastranegara Bandung.

Terkini