Penyebab Bayi Belum Tumbuh Gigi Usia 1 Tahun dan Kapan Harus Berobat

Senin, 07 September 2026 | 00:54:02 WIB
Ilustrasi bayi tumbuh gigi [FOTO: NET].

JAKARTA - Kemunculan gigi perdana menjadi salah satu fase tumbuh kembang bayi yang sangat dinanti oleh orang tua. Ketika memasuki usia sekitar enam bulan, orang tua umumnya mulai rutin memeriksa gusi bayi untuk memantau apakah erupsi gigi pertama sudah mulai tampak.

Akan tetapi, laju perkembangan setiap bayi tidak selalu sama. Terdapat bayi yang telah memiliki gigi sebelum menginjak usia enam bulan, sedangkan sebagian lainnya belum memperlihatkan tanda-tanda pertumbuhan gigi meski usianya telah mendekati satu tahun.

Kondisi demikian tak jarang memicu keraguan para orang tua mengenai apakah bayi yang belum tumbuh gigi hingga berumur satu tahun merupakan hal yang patut dikhawatirkan.

Dokter spesialis gigi anak Mayapada Hospital, drg. Herawati Kusuma, Sp.KGA, memaparkan bahwa waktu munculnya gigi pertama memang memiliki rentang usia yang lumayan fleksibel.

Gigi Pertama Tidak Selalu Muncul di Usia 6 Bulan

Hera menerangkan, gigi susu pada umumnya mulai menyembul ketika bayi berumur sekitar enam bulan. Meski begitu, patokan usia tersebut bukanlah batas mutlak sebab kemunculan gigi pertama bisa bervariasi pada tiap anak.

"Usually gigi susu itu pertama muncul usia 6 bulan, 6-7 bulan, tapi balik lagi itu ada range-nya," paparnya pada talkshow peluncuran Mayapada Dental Care (MDC) di Mayapada Hospital Jakarta Timur, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, ada anak yang gigi pertamanya tumbuh lebih awal, namun ada pula yang baru mengalaminya saat menginjak umur satu tahun.

"Kadang ada yang lebih cepat, 5 bulan sudah tumbuh, ada juga yang 12 bulan, 1 tahun baru tumbuh," kata Hera.

Variasi rentang waktu tersebut bahkan masih tergolong wajar hingga anak menginjak usia 18 bulan. Oleh sebab itu, orang tua tidak perlu mendadak cemas apabila bayi belum memiliki gigi saat usianya baru genap satu tahun.

"Ini kami lihat dulu, kadang-kadang enggak langsung, enggak cuma dua. Kadang 18 bulan baru berentetan, empat langsung, delapan itu juga ada," jelas Hera.

Artinya, proses tumbuhnya gigi tidak selalu terjadi satu demi satu. Beberapa gigi bisa saja tumbuh secara bersamaan dalam waktu yang berdekatan.

Kapan Bayi Perlu Dibawa ke Dokter Gigi?

Walaupun rentang waktunya terbilang panjang, Hera menegaskan ada ambang batas usia di mana orang tua disarankan untuk memeriksakan kondisi buah hatinya.

Apabila hingga menginjak umur dua tahun belum ada satu pun gigi yang menyembul, konsultasi ke dokter gigi sangat dianjurkan untuk mendeteksi pemicunya.

"Kalau sudah sampai 2 tahun misal belum muncul, ya sebaiknya dibawa periksa ke dokter gigi," pesan Hera.

Menurut penjelasannya, langkah pemeriksaan tersebut krusial karena pada kasus tertentu dapat terjadi kondisi klinis di mana benih gigi tidak terbentuk. Namun demikian, kelainan tersebut terhitung amat jarang terjadi.

"Karena kadang ada keadaan tertentu yang tidak ada gigi. Tapi itu jarang banget," tuturnya.

Tetap Tenang Sebelum Usia 18 Bulan

Di sisi lain, selama usia bayi masih di bawah 18 bulan dan giginya belum tampak, orang tua diimbau untuk tetap memantau perkembangannya secara tenang tanpa perlu panik.

"Tenang-tenang aja kalau masih di bawah 18 bulan, sebulan belum muncul, tenang-tenang aja, tetap distimulasi makanannya aja gitu," ucap Hera.

Dengan demikian, kondisi bayi yang belum mengalami tumbuh gigi hingga berumur satu tahun tidak selalu menandakan adanya kelainan.

Orang tua cukup terus mengamati proses pertumbuhan gigi serta memberikan stimulasi melalui tekstur makanan yang sesuai dengan tahapan usia anak. Jika sampai umur dua tahun gigi belum juga keluar, barulah kondisi tersebut membutuhkan evaluasi medis dari dokter gigi.

Terkini