BRI Ungkap Strategi Jaga Cuan Investor dan Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 08 September 2026 | 22:38:32 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Hery Gunardi [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menegaskan komitmennya untuk terus memelihara nilai bagi para investor di tengah langkah ekspansi bisnis yang agresif. Bank pelat merah ini memandang bahwa penguatan aspek fundamental serta kecukupan modal merupakan kunci utama dalam menjamin pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi menjelaskan bahwa kebijakan mengenai imbal hasil untuk para investor, termasuk besaran dividend payout ratio, bakal tetap memperhitungkan beragam elemen, mulai dari pencapaian kinerja keuangan, ketahanan permodalan, kebutuhan pengembangan usaha, hingga dinamika kondisi perekonomian.

“BRI senantiasa berkomitmen untuk menciptakan nilai yang optimal dan berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham. Terkait dividend payout ratio, kebijakan dividen Perseroan ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif,” ujar Achmad, Selasa (8/11/2026).

Sampai dengan kuartal II/2026, BRI membukukan raihan kinerja positif lewat capaian laba bersih konsolidasian senilai Rp31,2 triliun, atau naik 17,5% secara tahunan (year-on-year). Kenaikan kinerja tersebut didukung oleh penyaluran kredit yang tumbuh 16,2% yoy serta peningkatan kualitas aset yang ditandai dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) dari 3% menuju level 2,9%.

Dari segi ketahanan modal, BRI mempertahankan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di kisaran 21,5%, berada di atas batas minimal target jangka panjang perseroan yaitu 20%. Tingkat kecukupan modal tersebut memberikan keleluasaan bagi BRI untuk meneruskan ekspansi usaha sekaligus memelihara ketahanan permodalan.

Achmad menegaskan bahwa pembentukan nilai bagi para pemegang saham tidak semata-mata dihitung dari nilai nominal dividen maupun capital gain, melainkan juga dari kapasitas perseroan dalam mendongkrak perolehan laba, memperkokoh fundamental, menjaga kualitas aset, serta mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan optimalisasi alokasi modal ini, kami berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan laba yang solid, sehingga mampu memberikan hasil dan nilai yang semakin meningkat bagi seluruh pemegang saham,” kata Achmad.

Ke depan, BRI bakal terus memelihara keseimbangan antara langkah ekspansi bisnis, tingkat profitabilitas, mutu kualitas aset, dan ketersediaan modal. Perseroan menilai pendekatan strategis tersebut sangat penting agar laju pertumbuhan usaha tetap berkesinambungan tanpa menggerus kapasitas permodalan.

Terkini

Kenali Ciri Herpes Bibir dan Perbedaannya dengan Sariawan

Selasa, 08 September 2026 | 01:16:32 WIB

Dampak Keracunan Makanan pada Anak, dari Dehidrasi hingga Otak

Selasa, 08 September 2026 | 01:10:01 WIB

Rutinitas Berjemur Pagi, Bikin Tubuh Lebih Segar dan Fokus

Selasa, 08 September 2026 | 01:05:02 WIB

DPR Dukung Rencana Integrasi BMKG dan Badan Geologi

Selasa, 08 September 2026 | 00:55:31 WIB