Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini Didorong Positifnya Data Ekonomi

Kamis, 10 September 2026 | 22:12:31 WIB
Pegawai menunjukan mata uang dolar Amerika Serikat dan rupiah di salah satu kantor penukaran uang di Jakarta [FOTO: NET].

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan masih akan menguat ke level Rp17.480 per dolar AS hari ini, Kamis (10/9/2026).

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 121 poin atau 0,69% sehingga parkir di posisi Rp17.511 per dolar AS pada Rabu (9/9/2026).

Sementara itu, pergerakan mata uang lain di kawasan Asia terpantau ditutup bervariasi di hadapan dolar AS. Mata uang yen Jepang ditutup menguat 0,47%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, dolar Singapura menguat 0,07%, dolar Taiwan naik 0,16%, serta won Korea menguat 0,31%.

Kemudian yuan China tercatat menguat 0,01%, ringgit Malaysia turun 0,13%, dan baht Thailand mengalami penguatan 0,19% terhadap dolar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan faktor yang menyebabkan rupiah menguat cukup tajam dalam perdagangan kemarin adalah data penjualan retail dan indeks keyakinan konsumen yang cukup bagus.

“Di luar ekspektasi, indeks keyakinan konsumen itu lebih tinggi dibandingkan di bulan Juli, yaitu di 118,5. Kenaikan ini adalah kenaikan terbaik dari bulan Januari tahun 2026,” kata Ibrahim, Rabu (9/9/2026).

Ibrahim melanjutkan dengan membaiknya indeks keyakinan konsumen, optimisme pemerintah pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga di 5,3% kemungkinan besar akan tercapai.

Ibrahim menuturkan dengan data internal yang cukup baik, akan membuat pasar optimistis arus modal asing akan kembali masuk ke dalam negeri.

Terkini