Moto3 Aragon 2026: Danish Makin Tempel Veda Ega di Klasemen

Senin, 31 Agustus 2026 | 16:50:01 WIB
Veda Ega Pratama [FOTO: NET].

JAKARTA – Persaingan dua pebalap muda dari Asia Tenggara, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish, berlangsung semakin sengit setelah seri Moto3 Aragon 2026 berakhir.

Pada balapan di Sirkuit MotorLand Aragon tersebut, Veda tak berhasil mendapatkan poin usai hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan ke-20. 

Di sisi lain, pesaingnya dari Malaysia, Hakim Danish, sukses memanfaatkan momen untuk mengamankan finis di peringkat ke-12. Hasil ini membuat jarak poin kedua pebalap di tabel klasemen sementara menjadi kian tipis.

Danish Pangkas Selisih Poin

 Langkah Veda di Aragon memang terasa berat sejak awal. Memulai balapan dari urutan ke-22, pebalap asal Gunungkidul tersebut kewalahan untuk menembus barisan depan.

Sebaliknya, Danish yang memulai balapan dari posisi ke-13 tampil lebih mulus hingga mampu mengamankan finis di posisi ke-12 sekaligus membawa pulang tambahan poin penting.

Kegagalan meraup poin membuat Veda melorot ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 97 poin. Sementara itu, Danish menempel ketat di posisi kedelapan dengan koleksi 90 poin, yang berarti kini hanya berjarak tujuh angka dari Veda.

Senggolan dan Lintasan Licin 

Setelah balapan usai, Veda mengakui bahwa akhir pekan di Aragon terasa amat berat untuknya sejak rangkaian sesi pertama.

"Bukan hasil balapan yang saya inginkan. Memang selama minggu ini saya merasa sangat kesulitan, dari sesi Jumat, Sabtu, dan di Race (Minggu)," ujar Veda.

Pebalap muda asal Indonesia ini sebenarnya sempat berupaya memacu motor sejak awal demi mengejar rombongan depan. Namun, kontak kecil di trek menyebabkannya membuat kekeliruan.

"Saya mencoba start dengan bagus, secepatnya ke depan. Tapi saat saya coba, sempat ada senggolan sedikit dan akhirnya saya melakukan kesalahan," kata Veda.

Keadaan lintasan yang kurang ramah juga makin menyulitkan Veda untuk mengejar ketertinggalan sampai melintasi garis finis.

"Saya coba push, kejar grup di depan, dan masih kesulitan dengan grip yang menurut saya cukup licin sirkuitnya," tambahnya.

Fokus Bangkit di Misano 

Meski mendapatkan hasil yang kurang memuaskan hingga posisinya di klasemen kian terancam oleh Danish, Veda tak mau terus terpuruk dalam kekecewaan. Ia memutuskan langsung mengalihkan perhatian untuk mengevaluasi kinerjanya bersama tim.

"Minggu yang harus saya lupakan, tapi juga saya ambil pelajarannya. Saya dan tim akan cari tahu di mana titik yang saya bisa perbaiki," tuturnya.

"Pastinya di Misano saya akan coba untuk lebih baik lagi," tegas Veda.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Terkini