JAKARTA - Harga emas Antam logam mulia pada Selasa, 31 Maret 2026, mengalami penurunan Rp10.000 menjadi Rp2.827.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah harga sempat naik Rp30.000 pada Senin sore.
Sementara itu, harga buyback atau harga yang diterima jika pemilik ingin menjual emas batangan turun Rp11.000 menjadi Rp2.477.000 per gram. Hal ini menunjukkan adanya volatilitas harian yang wajar di pasar emas.
Penurunan harga ini berlaku untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta. Namun, beberapa jenis emas masih belum tersedia di laman resmi Antam, sehingga konsumen perlu memeriksa ketersediaan sebelum melakukan pembelian.
Ketentuan Pajak dan Administrasi Emas Antam
Saat ini, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dipungut sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022. Nilai PPN tersebut tidak dihitung dalam perhitungan grand total pembelian emas.
Sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, tarif PPh 22 yang dikenakan sebesar 0,25 persen. PT Antam Tbk sebagai penjual akan menerbitkan bukti potong PPh 22 untuk setiap transaksi yang dilakukan.
Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi konsumen dan investor emas di Indonesia. Dengan tarif pajak yang jelas, perhitungan biaya investasi menjadi lebih transparan dan mudah dipahami.
Rincian Harga Pecahan Emas Antam
Berikut rincian harga pecahan emas Antam yang berlaku hari ini, Selasa, 31 Maret 2026, berdasarkan laman resmi Logam Mulia, Jakarta:
| Pecahan Emas | Harga Jual (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.463.500 |
| 1 gram | 2.827.000 |
| 2 gram | 5.604.000 |
| 3 gram | 8.388.000 |
| 5 gram | 13.950.000 |
| 10 gram | 27.820.000 |
| 25 gram | 69.385.000 |
| 50 gram | 138.605.000 |
| 100 gram | 277.060.000 |
| 250 gram | 692.340.000 |
| 500 gram | 1.384.400.000 |
| 1.000 gram | 2.767.600.000 |
Tabel ini membantu konsumen memahami harga emas dari pecahan kecil hingga besar. Pecahan yang lebih besar biasanya diminati oleh investor dan lembaga karena memberikan efisiensi dalam transaksi.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. Ketidakpastian ekonomi global juga berdampak langsung pada harga logam mulia ini.
Selain itu, permintaan fisik emas dari investor dan konsumen serta dinamika pasar internasional turut menentukan pergerakan harga. Penurunan hari ini kemungkinan merupakan reaksi pasar terhadap kombinasi faktor internal dan eksternal.
Harga buyback juga mengikuti tren harga jual harian. Investor yang ingin melepas emas akan menyesuaikan waktu penjualan dengan kondisi pasar agar memperoleh keuntungan optimal.
Tips Membeli dan Menyimpan Emas Antam
Sebelum membeli, konsumen sebaiknya memeriksa ketersediaan pecahan emas di BELM. Hal ini untuk memastikan jenis dan jumlah emas yang diinginkan tersedia.
Penyimpanan emas sebaiknya dilakukan di tempat yang aman dan terjamin, baik di brankas pribadi atau layanan penitipan resmi. Dengan cara ini, nilai investasi emas dapat terjaga dari risiko kehilangan atau kerusakan fisik.
Bagi yang ingin menjual kembali, pemilik emas bisa memanfaatkan harga buyback resmi Antam. Perhatikan kode transaksi dan bukti pembelian untuk mempermudah proses penjualan.
Selain itu, pemantauan harian harga emas juga dianjurkan. Perubahan harga yang fluktuatif bisa dimanfaatkan untuk membeli pada harga rendah atau menjual pada harga tinggi sesuai strategi investasi.
Dengan memahami pergerakan harga, pajak, dan cara transaksi, konsumen dapat memaksimalkan nilai investasi emas Antam. Emas tetap menjadi instrumen aman dan likuid bagi masyarakat maupun investor institusi.