PIHPS

PIHPS Nasional: Harga Pangan Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.650 per Kg

PIHPS Nasional: Harga Pangan Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.650 per Kg
PIHPS Nasional: Harga Pangan Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.650 per Kg

JAKARTA - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatatkan pergerakan harga pangan yang signifikan di pasar eceran Indonesia. Hingga Jumat pagi, 07.28 WIB, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp84.650 per kilogram (kg), sementara harga telur ayam ras berada di kisaran Rp32.650 per kg.

Harga-harga pangan yang terus berfluktuasi menjadi perhatian penting, terlebih bagi konsumen yang terdampak oleh lonjakan harga beberapa komoditas. Cabai rawit merah dan telur ayam ras menjadi dua komoditas yang menunjukkan kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan dengan harga pangan lainnya.

Harga Cabai, Telur, dan Bawang Merah Meningkat Tajam

Sesuai dengan data PIHPS, komoditas cabai rawit merah menjadi yang paling mencolok dengan harga Rp84.650 per kg. Selain itu, harga bawang merah juga tercatat tinggi, yakni Rp47.250 per kg, sementara bawang putih berada di harga Rp40.200 per kg.

Cabai merah besar dan cabai keriting tercatat masing-masing pada harga Rp46.150 per kg dan Rp46.000 per kg. Kenaikan harga ini mempengaruhi daya beli masyarakat, yang sudah terbiasa dengan harga yang relatif lebih rendah.

Perkembangan Harga Beras Berdasarkan Kualitas

Harga beras yang tercatat oleh PIHPS juga mengalami variasi, tergantung pada kualitasnya. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing dihargai Rp14.550 per kg, sementara beras kualitas medium I dan II masing-masing dihargai Rp16.050 per kg dan Rp15.900 per kg.

Sementara itu, untuk beras kualitas super, harga yang tercatat adalah Rp17.300 per kg untuk kualitas super I dan Rp16.800 per kg untuk kualitas super II. Perbedaan harga ini memberikan gambaran tentang variasi kualitas yang tersedia di pasar dan memberikan pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Daging Ayam dan Sapi: Harga Masih Stabil Meski Ada Fluktuasi Kecil

Sektor daging juga tercatat dalam daftar harga pangan yang perlu diperhatikan. Daging ayam ras segar berada pada harga Rp41.800 per kg, sedangkan harga daging sapi kualitas I tercatat cukup tinggi di Rp147.900 per kg. Daging sapi kualitas II sedikit lebih murah, yakni Rp140.050 per kg.

Meski terdapat sedikit fluktuasi, harga-harga daging tersebut relatif stabil. Namun, bagi konsumen, harga ini tentu menjadi perhatian terutama dengan harga bahan pangan lainnya yang ikut meningkat.

Harga Minyak Goreng dan Gula Pasir yang Masih Mengalami Perubahan

Selain bahan pokok seperti cabai dan daging, harga minyak goreng dan gula pasir juga mengalami perubahan. Minyak goreng curah tercatat di harga Rp20.150 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dibanderol Rp23.200 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.300 per liter.

Gula pasir kualitas premium tercatat pada harga Rp20.150 per kg, sementara gula pasir lokal sedikit lebih murah di harga Rp19.100 per kg. Kenaikan harga gula ini cukup signifikan dan menjadi perhatian bagi konsumen yang biasanya menggunakan gula dalam jumlah banyak untuk kebutuhan sehari-hari.

Fluktuasi Harga Pangan dan Dampaknya Terhadap Daya Beli

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan yang tercatat oleh PIHPS menunjukkan adanya fluktuasi yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Kenaikan harga pada beberapa komoditas penting, seperti cabai, telur, dan beras, tentu berdampak pada pengeluaran rumah tangga.

Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mencari solusi atas ketidakstabilan harga pangan ini, agar tetap dapat menjaga keseimbangan pasokan dan harga yang wajar di pasar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index