JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menggelontorkan pembiayaan pinjaman bagi PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) dengan pagu maksimal menyentuh Rp 80 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Batavia Prosperindo Internasional kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/8/2026), fasilitas kredit tersebut diberikan dalam bentuk fasilitas kredit langsung (on revolving basis).
Perjanjian fasilitas kredit antara CIMB Niaga dan Batavia Prosperindo Internasional ditandatangani pada 21 Agustus 2026. Fasilitas tersebut memiliki nilai pokok pinjaman maksimum Rp 80 miliar.
Adapun fasilitas kredit tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pembiayaan perusahaan, termasuk untuk modal kerja. Dari sisi tenor, fasilitas kredit dari CIMB Niaga tersebut berlaku selama 12 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit.
Batavia Prosperindo Internasional menyatakan, hingga saat ini pemberian fasilitas kredit tersebut tak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Penyaluran ini menambah portofolio kredit modal kerja yang disalurkan CIMB Niaga. Hingga Juni 2026, total kredit yang disalurkan bank mencapai Rp 247,2 triliun atau tumbuh 6,63% secara tahunan.
Secara rinci, kredit komersial dan kredit korporasi bank masing-masing mencapai Rp 37,37 triliun atau tumbuh 4,6% dan Rp 105,91 triliun atau tumbuh 13,8% secara tahunan.