JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance membukukan peningkatan kualitas pembiayaan lewat perolehan rasio Non-Performing Financing (NPF) di level 1,8% per Juni 2026, yang menunjukkan perbaikan dari periode sebelumnya. Capaian rasio NPF tersebut pun masih berada di bawah rata-rata industri multifinance.
Chief Financial Officer PT Adira Dinamika Multi Finance Sylvanus Gani Mendrofa menyampaikan bahwa perbaikan NPF Perusahaan didorong oleh implementasi underwriting yang selektif serta terukur. Berbagai strategi yang diimplementasikan perseroan mencakup pengawasan kualitas portofolio secara berkala.
“Selain itu, perusahaan juga melakukan penguatan aktivitas collection untuk menjaga NPF tetap pada level yang sehat dan terkendali” ungkapnya.
Slyvanus Gani memaparkan sejumlah elemen yang berpotensi berdampak pada peningkatan NPF hingga penghujung tahun mendatang, seperti dinamika daya beli masyarakat, suku bunga, serta situasi perekonomian.
“Perkembangan faktor-faktor tersebut akan turut mempengaruhi arah NPF industri multifinance hingga akhir tahun,” tambahnya.
Melalui langkah tersebut, Slyvanus Gani mengutarakan bahwa perusahaan akan terus meneruskan proses underwriting yang prudent serta mengoptimalkan proses collection guna mempertahankan kualitas aset secara berkelanjutan.