JAKARTA — Pernah merasa warna kutek favoritmu justru bikin tangan terlihat pucat atau kusam? Bisa jadi warna itu tidak cocok dengan undertone kulit sawo matangmu.
Kulit sawo matang, warna kulit khas yang umum dimiliki banyak perempuan Indonesia, sebenarnya punya keunggulan tersendiri: rona hangatnya membuat kulit ini bisa tampil maksimal dengan berbagai pilihan warna kutek, mulai dari nude lembut hingga warna-warna berani.
Namun, sebelum asal pilih warna, ada baiknya kamu kenali dulu undertone kulit sendiri agar hasilnya benar-benar pas.
Dikutip Healthline, undertone adalah warna dasar di bawah permukaan kulit yang tidak berubah meski kulit menjadi lebih gelap atau lebih terang karena paparan matahari. Ada tiga kategori undertone: hangat (warm), yang cenderung mengarah ke warna persik hingga kuning keemasan; dingin (cool), yang mencakup rona pink dan kebiruan; netral, di mana warna dasar kulit kurang lebih sama dengan warna kulit itu sendiri.
Cara paling mudah mengenali undertone adalah dengan melihat warna urat nadi di pergelangan tangan pada cahaya alami. Urat kebiruan biasanya menandakan undertone dingin, sementara urat kehijauan menandakan undertone hangat. Kalau warnanya campuran keduanya, kemungkinan kami punya undertone netral.
Sementara olive skin, yakni perpaduan hangat dan netral dengan semburat kehijauan atau kekuningan, dan umum ditemukan pada kulit medium hingga sawo matang.
Menurut nail artist asal New York, Jin Soon Choi, kepada Allure, warna nude yang lembut dan creamy cocok untuk kulit bertone medium karena mampu menonjolkan warna alami kulit sekaligus memberi kontras yang pas, tanpa terlihat terlalu pucat atau justru tenggelam dengan warna kulit.
Selain itu, Marie Claire merekomendasikan warna coral oranye yang cerah untuk kulit medium, karena warna ini menonjol dengan baik di atas kulit yang punya rona hangat tanpa terkesan mencolok berlebihan.
Untuk tampilan yang lebih dramatis, warna-warna jewel tone seperti hijau emerald, biru sapphire, atau ungu amethyst dipercaya sangat menonjol di kulit medium hingga sawo matang, terutama saat dipadukan dengan aksesori berwarna emas.
Untuk kulit dengan undertone hangat atau olive, warna-warna seperti karamel, toffee, atau cokelat hangat dinilai cocok karena senada dengan rona keemasan alami kulit.
Sebaliknya, warna nude yang terlalu abu-abu atau dingin cenderung membuat kulit terlihat kusam. Warna metalik seperti emas, tembaga (copper), dan bronze juga bisa jadi pilihan menarik untuk kulit sawo matang, karena warna-warna ini secara alami menonjolkan kilau hangat kulit.
Selain memperhatikan undertone, jangan lupa mencoba warna kutek langsung di kuku, bukan hanya di punggung tangan. Ahli kuku Miss Pop menyarankan untuk menguji warna di telapak tangan dan ujung jari, karena bagian ini biasanya lebih mendekati warna asli kuku dibandingkan punggung tangan yang bisa punya rona berbeda.
Musim juga bisa memengaruhi pilihan warna. Warna-warna netral dan nude biasanya lebih pas untuk tampilan sehari-hari, sementara warna cerah dan berani cocok dipakai untuk acara atau momen tertentu yang ingin tampil lebih mencolok.