JAKARTA - Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) mengutarakan sokongan total kepada Presiden FIFA Gianni Infantino beserta Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mattias Grafstrom perihal FIFA Forward Enterprise (FFE).
Dikutip dari laman resmi CAF, Jumat, Presiden CAF Patrice Motsepe menyatakan menyambut baik 'Pembaruan Bersama' yang dicanangkan oleh Infantino dan Grafstrom. "CAF akan terus berfokus menjadikan sepak bola Afrika sebagai salah satu yang terbaik di dunia serta menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi praktik terbaik dalam tata kelola, transparansi, dan audit berskala global," ungkap Motsepe.
Tokoh asal Afrika Selatan itu menambahkan, bagi mereka di Afrika, kepatuhan terhadap tata kelola, prosedur yang semestinya, dan transparansi merupakan hal yang krusial dan tidak dapat ditawar, mengingat hal-hal tersebut adalah praktik dan perilaku yang diharapkan dari pemerintah, dunia usaha, serta berbagai institusi dan organisasi lainnya.
CAF memahami adanya kekeliruan dalam alur usulan pendirian FIFA Forward Enterprise (FFE) yang mengakibatkan Dewan FIFA dan Asosiasi Anggota FIFA merasa tidak dilibatkan dalam prosedur tersebut.
Walau demikian, Motsepe memastikan tetap berdedikasi untuk terus berkolaborasi dengan FIFA, asosiasi anggotanya, konfederasi sepak bola lainnya, serta para pemangku kepentingan guna menjamin dan menaati praktik terbaik internasional.
Komitmen tersebut berkaitan dengan tata kelola, prosedur yang semestinya, dan transparansi, sekaligus berkontribusi pada pengembangan serta kemajuan sepak bola di seluruh penjuru dunia. "CAF juga akan terus berfokus pada pengembangan pemain sepak bola putra dan putri, pelatih dan instruktur, tim nasional dari 54 asosiasi anggota kami, serta liga amatir dan profesional di benua Afrika," tegas Motsepe.
Selain Motsepe, Komite Eksekutif (EXCO) CAF pun secara bulat menegaskan kembali dukungan mereka terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino serta menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan terhadap sepak bola Afrika selama bertahun-tahun. Apresiasi pun diberikan kepada Presiden Infantino, Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström, dan jajaran administrasi FIFA atas pelaksanaan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung sangat sukses.
Beberapa waktu belakangan ini, Gianni Infantino sedang menjadi pusat perhatian publik sepak bola setelah melontarkan gagasan untuk menawarkan saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.
Rencana tersebut menuai tanggapan tajam dari berbagai kalangan, termasuk konfederasi dari beberapa benua seperti UEFA, Concacaf hingga AFC yang menolak ide tersebut sekaligus menyatakan tidak memberikan dukungan kepada Infantino pada pemilihan Presiden FIFA berikutnya.