JAKARTA - AC Milan bersama PUMA secara sah memperkenalkan seragam ketiga untuk musim 2026-2027 pada Jumat (7/8/2026). Busana terbaru AC Milan tersebut muncul dengan corak dasar hitam dikombinasikan aksen merah fluoresen selaku jati diri anyar tanpa meninggalkan karakter asli Rossoneri.
Model seragam ini tetap menjaga perpaduan corak khas AC Milan, namun memunculkan nuansa merah lebih mencolok. Disamping itu, sejumlah bagian dibentuk menggunakan bahan khusus sehingga mampu bereaksi terhadap sinar ultraviolet (UV). Dampak tersebut menjadikan tampilan seragam AC Milan bisa berubah menyesuaikan situasi pencahayaan.
Gagasan bertema "Rossoneri in a new light" menjadi topik utama perilisan seragam ketiga musim ini. Busana itu diciptakan agar bisa dipakai saat laga maupun dalam aktivitas keseharian dengan terus menunjukkan jati diri klub.
Chief Revenue Officer AC Milan, Maikel Oettle, memaparkan bahwa seragam ketiga AC Milan menjadi celah bagi klub untuk menyajikan pembaharuan dalam bentuk. "AC Milan menceritakan kisahnya sendiri melalui nilai-nilai yang diusungnya, dan warna Rossoneri adalah ekspresi yang paling nyata dari hal tersebut," jelas Maikel Oettle.
"Bagi Klub, jersey ketiga merupakan peluang untuk berinovasi: jersey ini membawa warna tradisional kami ke ranah baru, tempat sepak bola berpadu dengan budaya kontemporer." "Inilah cara kami terus berkembang sembari tetap mempertahankan ciri khas yang mudah dikenali di setiap era," tambahnya.
PUMA tetap menjaga jati diri raksasa Liga Italia tersebut selaku dasar pengembangan seragam musim ini. Menurut VP Teamsport PUMA, Dominique Gathier, keseluruhan tahapan rancangan dilakukan dengan memperhatikan nilai historis corak AC Milan sekaligus menyajikan tampilan anyar. "Rossonero adalah salah satu jati diri paling ikonik dalam dunia sepak bola. Para pendukung AC Milan telah melihatnya ribuan kali, dan identitas itu sangat berarti bagi mereka."
"Itulah sebabnya kami merancang jersey ini dengan pendekatan yang penuh kehati-hatian." "Setiap keputusan desain di sini didasarkan pada satu gagasan utama: mengambil elemen yang paling berarti bagi penggemar Milan dan membawanya ke arah yang belum pernah dicoba sebelumnya." "Itulah standar yang kami tetapkan saat bekerja sama dengan klub seperti ini," ungkap Dominique.
Varian Authentic menggunakan bahan ULTRAWEAVE dari PUMA serta dilengkapi teknologi dryCELL dan ThermoAdapt untuk membantu mengatur keringat sekaligus menjaga suhu badan pemain selama pertandingan. Sementara itu, varian replika dibentuk melalui teknologi RE:FIBRE dengan komposisi 95 persen poliester daur ulang hasil pengelolaan sampah tekstil.
Perilisan seragam ketiga itu bertepatan dengan deretan tur pramusim AC Milan di Indonesia. Negara ini dipilih lantaran memiliki kelompok pendukung Rossoneri dalam volume besar. Pada 7 Agustus 2026, AC Milan dan PUMA mengadakan perhelatan terbuka di area Sparks, Senayan Park, Jakarta. Kegiatan tersebut menyajikan bermacam permainan, area pengalaman bagi suporter, toko pop-up PUMA, serta sesi Meet & Greet bersama para pemain AC Milan.
Seragam ketiga AC Milan musim 2026-2027 mulai dipasarkan pada 7 Agustus melalui Toko Resmi AC Milan, store.acmilan.com, puma.com, dan sejumlah peritel resmi di berbagai negara. Debut Milan dengan seragam tersebut di lapangan bakal terjadi sehari sesudah perilisan, persisnya pada 8 Agustus 2026 saat AC Milan melawan Chelsea dalam partai pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.