TNI Terjunkan 1.482 Penyuluh Cegah Karhutla dan Edukasi Warga

Selasa, 01 September 2026 | 20:18:33 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) [FOTO: NET].

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 1.482 personel untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pada Senin (31/8/2026).

Para personel tersebut diterjunkan selaku penyuluh guna mengedukasi masyarakat, mendorong aktivitas pembukaan lahan tanpa bakar, serta mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

“Pengerahan Tim Penyuluh menjadi bagian dari langkah TNI dalam mendukung penanganan Karhutla secara terpadu,” demikian keterangan Puspen TNI, dikutip Selasa (1/9/2026).

“Para personel bertugas membantu memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan serta penanganan Karhutla di wilayah masing-masing,” lanjut Puspen.

Sebelum diberangkatkan menuju lokasi tugas, mereka terlebih dahulu memperoleh pembekalan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 25-31 Agustus 2026.

Jajaran personel tersebut dihimpun dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Sesko TNI, Seskoad, Seskoal, hingga Seskoau.

Agenda pembekalan dibuka langsung oleh Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Aang Gunawan. Deretan perwira tinggi turut menyampaikan materi sesuai ranah masing-masing, yakni Marsda TNI Esron Sahat B Sinaga, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Laksda TNI Donny Suharto, serta Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi LH.

Mereka menggarisbawahi bahwa penanganan karhutla tidak cukup sebatas tindakan memadamkan kobaran api.

Ikhtiar pencegahan dan deteksi dini dipandang amat esensial demi membendung kebakaran agar tidak meluas.

“Deteksi dini, pencegahan sejak dini, lapor cepat, dan quick reaction dalam menangani karhutla secara terpadu merupakan kunci untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan sumber daya hutan Indonesia,” lanjut keterangan.

Para penyuluh turut diimbau memperkuat koordinasi serta sigap melaporkan kemunculan titik asap maupun potensi kebakaran agar bisa dieksekusi dengan cepat.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan prajurit TNI memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya tindakan pembakaran hutan dan lahan.

Instruksi itu disampaikan Prabowo sewaktu mengumpulkan jajaran pejabat di Hambalang, Bogor, pada Sabtu (29/8/2026), yang diunggah lewat akun Instagram @sekretariat.kabinet.

"Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kami bersama," tulisnya, dalam unggahan tersebut.

Terkini