Amar Bank

Amar Bank Cetak Rekor Laba Tertinggi dan Fokus Perluas Layanan UMKM Digital 2026

Amar Bank Cetak Rekor Laba Tertinggi dan Fokus Perluas Layanan UMKM Digital 2026
Amar Bank Cetak Rekor Laba Tertinggi dan Fokus Perluas Layanan UMKM Digital 2026

JAKARTA - Kinerja perbankan digital di Indonesia menunjukkan tren positif. PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) berhasil mencatat rekor laba tertinggi sepanjang sejarahnya pada 2025.

Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, menyatakan bahwa laba bersih yang tercatat mencapai Rp 249,6 miliar. Angka ini meningkat 16,1% secara tahunan (yoy), menandai capaian finansial terbaik bagi bank digital tersebut.

Pertumbuhan Kredit dan Simpanan Menjadi Motor Laba

Kenaikan laba bersih Amar Bank didorong oleh pertumbuhan penyaluran kredit yang sehat. Selain itu, simpanan nasabah juga ikut meningkat secara signifikan sepanjang 2025.

Amar Bank menekankan fokus pada segmen ritel dan UMKM. Layanan ini menjadi pendorong utama ekspansi kredit dan pertumbuhan aset bank.

Hingga akhir tahun 2025, penyaluran kredit Amar Bank tumbuh sebesar 35,7% (yoy). Total kredit yang disalurkan mencapai Rp 3,98 triliun, dengan lebih dari separuhnya dialokasikan untuk sektor UMKM.

Platform digital "Tunaiku by Amar Bank" menjadi kanal utama ekspansi kredit. Pinjaman digital ini membantu meningkatkan akses UMKM terhadap modal kerja dan investasi.

Kualitas Aset dan Kepercayaan Nasabah Terjaga

Kinerja kredit yang positif dibarengi dengan penurunan rasio kredit bermasalah (NPL). Data menunjukkan NPL Amar Bank turun dari 1,07% pada 2024 menjadi 0,83% pada 2025.

SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menekankan pentingnya menjaga kualitas aset. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah terhadap bank digital ini.

Jumlah simpanan nasabah juga meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan simpanan ini menunjukkan semakin tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Amar Bank.

Selain itu, Amar Bank berhasil menjaga posisi likuiditas yang kuat. Likuiditas menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Strategi 2026: Memperkuat Layanan Digital dan UMKM

Untuk 2026, Amar Bank berencana memperkuat produk dan layanan digital. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.

Fokus bank pada pemberdayaan UMKM menjadi bagian strategi jangka panjang. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di berbagai daerah.

Amar Bank memandang digitalisasi sebagai kunci efisiensi operasional. Platform digital memungkinkan layanan lebih cepat, mudah, dan aman bagi para nasabah.

Peningkatan penetrasi kredit digital juga diharapkan dapat memperluas basis nasabah. Hal ini akan membantu bank tetap kompetitif di pasar perbankan ritel dan UMKM.

“Kinerja 2025 mencerminkan fokus Amar Bank dalam membangun pertumbuhan yang semakin berkualitas. Kami berhasil mendorong ekspansi kredit secara sehat, menjaga kualitas aset tetap terkelola dengan baik,” ujar Vishal pada 7 April 2026.

Dengan strategi ini, Amar Bank optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan. Bank akan terus mengembangkan layanan yang relevan dan inovatif bagi UMKM maupun nasabah ritel.

Penguatan Infrastruktur Digital dan Layanan Inovatif

Pengembangan infrastruktur digital menjadi prioritas utama. Bank menyiapkan teknologi untuk mendukung proses kredit, pembayaran, dan manajemen risiko yang lebih efisien.

Selain itu, inovasi dalam layanan digital menjadi daya tarik tersendiri. Nasabah dapat mengakses produk perbankan secara cepat dan praktis melalui aplikasi resmi bank.

Amar Bank berkomitmen memperluas integrasi dengan ekosistem digital. Langkah ini diharapkan mendorong inklusi keuangan yang lebih luas di seluruh Indonesia.

Dengan kombinasi pertumbuhan kredit, simpanan, dan layanan digital yang inovatif, Amar Bank menyiapkan diri menghadapi persaingan tahun 2026. Transformasi digital dan fokus UMKM diharapkan terus menjadi pilar pertumbuhan.

Pertumbuhan sehat ini juga memberi dasar bagi ekspansi yang lebih luas. Bank berencana meningkatkan penetrasi pasar UMKM di kota-kota besar maupun daerah terpencil.

“Di saat yang sama, kami juga menjaga posisi likuiditas yang kuat. Kami melihat capaian ini sebagai fondasi yang penting dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” tambah David Wirawan.

Amar Bank menegaskan bahwa strategi 2026 akan tetap mengutamakan efisiensi, keamanan, dan inovasi digital. Peningkatan kualitas layanan di sektor UMKM menjadi fokus utama untuk mendukung pertumbuhan inklusif.

Dengan catatan kinerja positif dan strategi yang jelas, Amar Bank siap menghadapi dinamika pasar perbankan digital. Transformasi layanan digital dan pemberdayaan UMKM diharapkan menjadi pendorong utama kesuksesan jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index