Lebih Baik Cuci Muka Sebelum atau Sesudah Berolahraga?

Lebih Baik Cuci Muka Sebelum atau Sesudah Berolahraga?
Cuci Muka Sebelum atau Sesudah Olahraga? Ini Waktu Terbaiknya [FOTO: NET].

JAKARTA - Banyak orang terbiasa membersihkan wajah sebelum berolahraga karena cemas keringat memicu timbulnya jerawat. Di sisi lain, sebagian orang lebih memilih menunggu hingga latihan tuntas agar wajah benar-benar steril dari keringat serta minyak. Lantas, kapan waktu paling ideal untuk mencuci muka?

Menurut dokter kulit bersertifikat sekaligus Associate Clinical Professor of Dermatology di Yale School of Medicine, Dr. Mona Gohara, membersihkan muka pascalatihan merupakan tahapan yang paling esensial. Kendati demikian, terdapat satu situasi yang mewajibkan seseorang turut membasuh muka sebelum mulai berolahraga.

Bersihkan wajah sebelum latihan apabila masih mengenakan riasan wajah, utamanya foundation, atau lapisan tabir surya yang cukup tebal.

"Jika kulit kamu sudah bersih dan tanpa riasan, biasanya tidak perlu mencuci wajah terlebih dahulu. Bahkan, mencuci wajah terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami kulit sehingga membuatnya lebih kering atau sensitif," kata Gohara, Selasa (28/7/2026).

Sewaktu tubuh mengeluarkan keringat, sisa kosmetik dapat berkolaborasi dengan minyak alami kulit serta keringat. Situasi tersebut berpotensi menyumbat pori-pori sehingga menaikkan probabilitas munculnya komedo maupun jerawat pascalatihan. 

Karenanya, apabila mendatangi pusat kebugaran langsung selepas bekerja atau beraktivitas di luar ruangan, hendaknya bersihkan muka terlebih dahulu. Sebaliknya, apabila wajah sudah bersih tanpa riasan, pembersihan ekstra sebelum latihan dimulai tidak diperlukan.

Mencuci muka selepas workout adalah tahapan yang paling utama. Usai berolahraga, membersihkan wajah sebaiknya tidak ditunda terlalu lama. Bukan karena keringat secara langsung mendatangkan jerawat, melainkan lantaran keringat yang dibiarkan menetap di kulit dapat bercampur bersama minyak, bakteri, serta sel kulit mati.

"Keringat bukanlah musuh. Namun ketika bercampur dengan minyak, bakteri, dan sel kulit mati lalu dibiarkan menempel di kulit, kondisi itu dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat dan iritasi," jelas Gohara.

Dengan membersihkan wajah sesegera mungkin selepas berolahraga, kotoran, minyak berlebih, serta bakteri dapat terangkat sebelum memicu problem kulit.

Bukan sekadar keringat, tetapi juga bakteri dari sarana olahraga. Selama berolahraga, tangan kerap menyentuh berbagai bidang bersama, mulai dari dumbbell, matras yoga, pegangan treadmill, hingga perangkat latihan beban. Tanpa disadari, tangan kemudian menyentuh muka tatkala mengusap keringat ataupun merapikan rambut. Kebiasaan itu dapat mentransfer bakteri serta kotoran ke kulit wajah. 

Itulah dasarnya mencuci wajah sekaligus mencuci tangan pascalatihan menjadi kebiasaan simpel yang sanggup membantu memelihara kesehatan kulit. Kendati begitu, kondisi ini bukan mengisyaratkan seseorang mesti menghindari gym. Menjaga kebersihan diri selepas latihan sudah cukup menolong menekan risiko iritasi maupun jerawat.

Jangan lupa aplikasikan pelembap sesudah membersihkan wajah. Tahapan mencuci muka memang mengangkat keringat, minyak, serta kotoran, tetapi juga mampu mengurangi kelembapan alami kulit. Pelembap menolong memperkuat skin barrier agar kulit tetap terhidrasi dan tidak gampang kering pascalatihan.

Apabila belum sempat membersihkan muka, Gohara menganjurkan setidaknya membilas muka memakai air hangat. Jikalau tidak memungkinkan, air misel atau tisu pembersih bebas alkohol sanggup menjadi solusi sementara sampai muka bisa dibersihkan memakai pembersih wajah. Melalui cara tersebut, keringat tidak dibiarkan menetap terlalu lama dan ancaman gangguan kulit pun dapat diminimalkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index