Strategi ACES Andalkan Data Pelanggan Guna Perluas Jaringan AZKO NEKA

Strategi ACES Andalkan Data Pelanggan Guna Perluas Jaringan AZKO NEKA
ACES Manfaatkan Data Pelanggan Untuk Perluas Jaringan AZKO Serta NEKA

JAKARTA - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) terus memperluas jaringan ritelnya melalui ekspansi AZKO dan NEKA. Hingga semester I/2026, perseroan telah membuka 20 toko baru dan menargetkan penambahan puluhan gerai hingga akhir tahun. 

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi ACES untuk memperluas jangkauan pasar, terutama di kota tier 2 dan tier 3. Perseroan juga memanfaatkan kanal digital dan data pelanggan sebagai bagian dari pertimbangan dalam menentukan lokasi gerai baru.

Head of Corporate Communications & Sustainability ACES Melinda Pudjo menyatakan peluang pengembangan omnichannel masih terbuka seiring perubahan perilaku konsumen yang menginginkan pengalaman belanja terintegrasi. 

“Omnichannel menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan penjualan perusahaan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

ACES mengembangkan sejumlah fitur seperti Scan & Shop, Scan & Go, serta Buy Online Pick Up In Store (BOPIS). Pemanfaatan data dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, juga diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi produk yang lebih relevan dan meningkatkan personalisasi pengalaman pelanggan. 

Perseroan bahkan memiliki dua studio live streaming yang berlokasi di Azko Living Plaza Bintaro dan Azko Living World Alam Sutera. Kanal tersebut digunakan untuk memperkuat interaksi dengan konsumen melalui platform digital.

“Omnichannel tidak hanya menjadi kanal transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang memperluas jangkauan dan mendukung pertumbuhan bisnis,” imbuh Melinda.

Ekspansi AZKO dan NEKA Strategi penguatan kanal digital tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi jaringan fisik ACES melalui AZKO dan NEKA. Pada semester I/2026, ACES telah membuka 10 toko AZKO dan 10 toko NEKA sehingga total gerai baru mencapai 20 toko. 

Ekspansi AZKO juga membawa perseroan masuk ke lima wilayah baru, yakni Berau, Pasuruan, Pekalongan, Timika dan Kuningan. Hingga akhir 2026, ACES menargetkan pembukaan sekitar 25—30 toko AZKO, terutama di kota tier 2 dan tier 3. Perseroan juga membidik pembukaan 40—50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia. 

Dengan target tersebut, ekspansi jaringan masih menjadi salah satu tumpuan ACES untuk memperluas penetrasi pasar sepanjang tahun ini. Namun, ekspansi toko tidak dilakukan hanya dengan mempertimbangkan potensi lokasi secara konvensional. 

Data yang dikumpulkan melalui kanal digital juga mulai digunakan untuk mendukung keputusan perseroan dalam menentukan lokasi gerai baru.

Data Pelanggan Jadi Pertimbangan Data transaksi dan basis member dapat memberikan gambaran mengenai persebaran pelanggan, preferensi produk hingga potensi permintaan di suatu wilayah. 

Insight tersebut menjadi salah satu pertimbangan perseroan dalam menentukan lokasi gerai baru, bersama faktor lokasi, potensi pasar dan prospek bisnis toko. 

Dengan demikian, kanal digital mulai digunakan untuk mendukung ekspansi fisik. Strategi tersebut memungkinkan ACES menghubungkan aktivitas pelanggan di kanal digital dengan pengembangan jaringan toko di berbagai wilayah. Pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya perseroan memperkuat ekosistem omnichannel. 

Bagi ACES, kanal digital tidak hanya digunakan sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai sumber informasi mengenai perilaku pelanggan. Penggunaan data tersebut diharapkan membantu perseroan menentukan wilayah yang memiliki potensi permintaan sekaligus mendukung pengembangan jaringan AZKO dan NEKA.

Kinerja ACES Tumbuh Ekspansi jaringan tersebut berjalan seiring dengan kinerja ACES yang masih mencatat pertumbuhan pada semester I/2026. Pada semester I/2026, penjualan bersih ACES mencapai Rp4,5 triliun atau naik 6,3% secara tahunan. 

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 33,3% menjadi Rp390,3 miliar. Dari sisi same store sales growth atau SSSG, ACES mencatat pertumbuhan nasional 2,2% pada semester I/2026. Capaian tersebut masih berada dalam kisaran target SSSG tahunan ACES sebesar 2%—4%. 

Untuk menjaga pertumbuhan hingga akhir tahun, perseroan akan mengoptimalkan kategori produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, memperkuat program promosi serta mengintegrasikan kanal online dan offline. 

Kombinasi ekspansi jaringan dan penguatan omnichannel tersebut menjadi strategi ACES untuk memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan hubungan dengan pelanggan. 

Di sisi fisik, AZKO dan NEKA menjadi ujung tombak penambahan jaringan, sementara kanal digital digunakan untuk memperkuat pengalaman pelanggan dan memberikan insight bagi pengembangan bisnis.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index