EDUKASIEKONOMI.COM — Kebijakan penyesuaian tarif ini tertuang dalam laman resmi Pertamina Patra Niaga dan berlaku untuk wilayah Jabodetabek. Penurunan harga merupakan respons atas tren harga minyak dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang masih dalam koridor ketentuan pemerintah.
"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 24 Agustus 2026.
Penurunan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga memangkas harga jual untuk tiga produk unggulan di segmen nonsubsidi. Berikut rincian perubahannya:
- Pertamax Turbo (RON 98): turun Rp1.000 dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
- Pertamax Green (RON 95): turun Rp400 dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
- Pertamax (RON 92): turun Rp300 dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
Penurunan ini membuat selisih harga antara Pertamax dan Pertalite kini hanya Rp5.950 per liter. Sebelumnya, jarak keduanya mencapai Rp6.250 per liter.
Harga Solar Nonsubsidi dan BBM Subsidi Masih Stabil
Berbeda dengan segmen bensin, harga bahan bakar diesel nonsubsidi tidak mengalami perubahan. Pertamina Dex (CN 35) masih dipatok di level Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite (CN 51) tetap Rp19.700 per liter.
Untuk produk bersubsidi, Pertalite (RON 90) masih dijual Rp10.000 per liter dan Solar (CN 48) tetap di angka Rp6.800 per liter. Harga kedua produk ini tidak berubah sejak lama karena sepenuhnya diatur pemerintah.
Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun?
Fluktuasi harga BBM nonsubsidi memang sangat bergantung pada pergerakan pasar global. Kitty Andhora menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat.
Dengan adanya penyesuaian ini, konsumen yang rutin menggunakan Pertamax Turbo untuk kendaraan performa tinggi bisa menghemat hingga Rp1.000 per liter. Sementara pengguna Pertamax Green dan Pertamax mendapatkan keringanan masing-masing Rp400 dan Rp300 per liter.
Harga terbaru ini berlaku di seluruh SPBU Pertamina mulai 1 Agustus 2026 dan tidak berubah hingga hari ini, Senin 24 Agustus 2026.