Calon Gubernur BI: Inflasi Pangan 19%, Butuh Kerja Sama Pemerintah

Calon Gubernur BI: Inflasi Pangan 19%, Butuh Kerja Sama Pemerintah

EDUKASIEKONOMI.COM — Destry menyebut komponen harga pangan berkontribusi sekitar 19% terhadap inflasi nasional. Artinya, gejolak harga cabai, beras, atau bahan pokok lainnya akan tetap menekan inflasi meskipun BI sudah menjalankan kebijakan moneter yang ketat.

"Inflasi sudah pasti tidak bisa ditangani BI sendiri karena demand side karena core inflation 65% dari head inflation," ujarnya di hadapan Komisi XI DPR RI.

Peran Harga BBM dalam Tekanan Inflasi

Selain pangan, Destry juga menyoroti komponen administered prices yang menyumbang sekitar 16% terhadap inflasi. Kelompok harga yang diatur pemerintah ini mencakup energi seperti bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik.

Menurut Destry, dampak kenaikan BBM terhadap inflasi umumnya hanya berlangsung singkat. Efeknya terasa selama satu hingga dua bulan sebelum akhirnya menyesuaikan kembali.

"Satu komponen administered price mempengaruhi kontribusi 16% ada beberapa kali base effect. Kalau ada kenaikan BBM head inflation naik 1-2 bulan dan akan adjust," jelasnya.

Pembagian Tugas Pengendalian Inflasi

Pernyataan Destry ini menegaskan kembali pembagian tugas antara bank sentral dan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. BI bertanggung jawab penuh pada sisi permintaan melalui instrumen suku bunga, sementara pemerintah harus mengelola sisi pasokan.

Koordinasi lintas lembaga menjadi kata kunci. Tanpa intervensi pemerintah dalam distribusi pangan dan kebijakan harga energi, target inflasi yang ditetapkan BI akan sulit tercapai.

Jika sisi permintaan bisa dijaga, Destry meyakini tekanan inflasi dari komponen administered prices akan mereda dengan sendirinya. Namun ia mengingatkan bahwa ketahanan pangan tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

Uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan bagian dari proses pergantian kepemimpinan di bank sentral. Hasil akhir dari fit and proper test akan menentukan siapa yang resmi memimpin BI periode berikutnya.

Pernyataan Destry menjadi sinyal awal arah kebijakan yang akan diambil jika ia terpilih. Fokus pada stabilitas harga dengan melibatkan pemerintah secara aktif dipastikan akan menjadi agenda utamanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index