Karhutla Gunung Lawu Merembet ke Ngawi, 8 Titik Api Terdeteksi

Rabu, 16 September 2026 | 15:21:00 WIB

EDUKASIEKONOMI.COM — Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Lawu merembet dari Magetan ke Ngawi, dengan 8 titik panas terdeteksi di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal. Petugas masih berjibaku memadamkan api di Petak 41 dan Petak 42D yang terkendala akses sulit dijangkau. Luas area terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare dan data masih berkembang.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu yang bermula di perbatasan Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, sejak Senin (14/9) dinyatakan padam di wilayah Magetan pada Rabu (16/9) sekitar pukul 09.12 WIB. Namun api telah merembet ke sisi timur lereng, tepatnya di Petak 41 dan Petak 42D RPH Jabung yang masuk wilayah Kabupaten Ngawi.

Ketua Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jawa Timur, Muhammad Amrul, menyatakan pemantauan di wilayah Magetan tidak lagi menemukan titik api. Fokus penanganan kini dialihkan ke Kabupaten Ngawi.

"Iya betul (sempat merambat ke wilayah Kabupaten Ngawi). Titik api yang masih menjadi fokus penanganan berada di wilayah Kabupaten Ngawi, yaitu Petak 41 dan Petak 42D," ucap Amrul saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/9).

Delapan Titik Panas di Karanggupito

Hasil pemantauan citra satelit menunjukkan 8 titik hotspot terkonsentrasi di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Ngawi. Jumlah itu bisa bertambah atau berkurang tergantung hasil pengecekan lapangan yang masih berlangsung.

"Pemantauan lapangan masih dilakukan untuk memastikan kondisi titik api dan potensi bara api," kata Amrul.

Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 2 hektare. Angka itu disebut masih berkembang seiring pendataan di lokasi.

Akses Sulit Jadi Kendala Utama

Medan yang sulit dijangkau menjadi hambatan terbesar petugas dalam memadamkan api. Lereng Gunung Lawu di sisi Ngawi memiliki kontur curam dan jauh dari jalan penghubung, sehingga peralatan berat maupun kendaraan pemadam tidak bisa langsung masuk ke titik api.

Kondisi itu memaksa petugas mengandalkan pemadaman manual dan pemantauan dari udara. Bara api yang tersisa di bawah permukaan tanah juga berisiko memicu kebakaran baru jika angin kencang bertiup.

Wilayah Tiga Kabupaten

Gunung Lawu merupakan gunung berapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Secara administratif, kawasan ini mencakup Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah, serta Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur.

Posisi lintas provinsi itu membuat penanganan karhutla melibatkan koordinasi BPBD dari dua provinsi. BPBD Jawa Timur masih memimpin pemadaman di sisi Ngawi dan Magetan, sementara wilayah Karanganyar belum dilaporkan terdampak.

BPBD Jawa Timur belum merinci berapa personel yang dikerahkan maupun perkiraan waktu pemadaman tuntas. Pemantauan titik panas akan terus dilakukan selama cuaca kering berlanjut di kawasan lereng Lawu.

Terkini