Pos Polisi Slipi Kembali Dibakar Massa, Ini Jejak Rusaknya yang Terulang

Pos Polisi Slipi Kembali Dibakar Massa, Ini Jejak Rusaknya yang Terulang

EDUKASIEKONOMI.COM — Puing bangunan dan bekas hangus kembali menghiasi area bawah Flyover Slipi, Jakarta Barat, Kamis (27/8) malam. Sebuah pos polisi yang seharusnya jadi tempat pelayanan masyarakat justru menjadi target kemarahan pendemo. Kobaran api sempat terlihat dari dalam bangunan setelah kaca depan pecah dihantam lemparan batu.

Kerumunan yang didominasi remaja terlebih dulu mengerumuni pos tersebut. Batu beterbangan mengenai bagian depan bangunan hingga kaca pecah. Tak lama berselang, api menyala dari dalam pos dan asap tebal membubung ke udara.

Saksi Mata: Gas Air Mata Membubarkan Massa

Royyan (25), warga yang berada di sekitar lokasi, mengaku tiba saat kejadian sudah berlangsung. "Saya tiba di situ (pos polisi) lagi proses pembakaran," ujarnya di lokasi, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (27/8) malam.

Menurut Royyan, polisi menembakkan gas air mata dari arah Flyover Slipi untuk membubarkan massa. "Terus gas air mata langsung meletus, massa langsung lari. Saya juga lari takut ketangkap," tuturnya.

Kerumunan pun berhamburan ke berbagai arah, sebagian menuju Palmerah dan Pejompongan. Royyan juga melihat sejumlah orang terjatuh di sekitar pom bensin Palmerah sebelum akhirnya massa meninggalkan lokasi.

Bukan Pertama Kali Jadi Sasaran

Catatan kerusakan Pos Polisi Slipi terbentang jauh ke belakang. Pada Mei 2019, massa yang didominasi remaja dan pelajar berseragam terlibat bentrokan dengan polisi di lokasi yang sama. Lemparan petasan, batu, dan senjata tumpul membalas tembakan gas air mata dari petugas.

Bentrokan itu berlangsung sekitar 10 menit sebelum massa terdorong mundur. Namun kerusakan terparah terjadi pada 24 September 2019. Pos polisi tersebut dibakar sekitar pukul 21.50 WIB, membuat bangunan rusak parah dan sejumlah sepeda motor di sekitarnya hangus terbakar.

Kini, enam tahun berselang, kejadian serupa terulang. Kericuhan demonstrasi pada 25 Agustus 2025 kembali menyasar kawasan Slipi. Massa merusak pos polisi dan membakar tenda di sekitar lokasi saat polisi menghalau pergerakan dari depan Gedung DPR menuju Semanggi dan Slipi.

Di tengah kemelut itu, fasilitas umum kembali menjadi korban. Kaca jendela pos dipukul menggunakan benda tumpul hingga pecah, lalu kobaran api muncul di tengah kerumunan. Polisi gabungan yang berjaga di bawah flyover berusaha menahan laju massa yang mencoba menerobos.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah kerugian maupun penanganan lanjutan atas perusakan Pos Polisi Slipi. Yang jelas, bangunan yang sama telah berulang kali menjadi saksi bisu amarah massa dalam setiap gelombang demonstrasi di ibu kota.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index