MIND ID Terjun ke Samosir, 200 Siswa dan 60 UMKM Terima Program Pemberdayaan

MIND ID Terjun ke Samosir, 200 Siswa dan 60 UMKM Terima Program Pemberdayaan

EDUKASIEKONOMI.COM — Kegiatan ini bukan seremonial belaka. Melalui empat bidang utama—pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pengembangan usaha—MIND ID mencoba menghadirkan dampak yang bisa langsung dirasakan dan berkelanjutan bagi warga sekitar Danau Toba.

Pendidikan dan Kesehatan: Menanamkan Kebiasaan Sejak Dini

Di sektor pendidikan, relawan menggelar Kelas Inspirasi di SMA Negeri 1 Simanindo dan SD Negeri 15 Ambarita. Materi yang dibawakan mencakup edukasi Makan Bergizi serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dikemas lewat permainan interaktif dan storytelling agar mudah dicerna siswa.

Selain itu, MIND ID menyerahkan 200 paket perlengkapan sekolah, peralatan olahraga seperti bola voli dan sepak bola, serta menghadirkan mural edukatif di lingkungan sekolah. Untuk kesehatan, pemeriksaan gratis menjangkau 125 warga dan edukasi pencegahan stunting menyasar 50 warga di Puskesmas Ambarita, lengkap dengan bantuan obat-obatan.

Lingkungan: Menjaga Sumber Air Danau Toba

Perhatian serius juga diberikan pada kelestarian lingkungan. Relawan bersama masyarakat menanam 200 bibit pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba, tepatnya di Halaman Gereja HKBP Ambarita. Penanaman ini disertai edukasi tentang pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya air.

MIND ID juga melatih warga Kelurahan Tuktuk mengolah eceng gondok menjadi pupuk cair dan kompos. Bantuan mesin pencacah, blender, dan drum toren air diberikan untuk mendukung pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang bernilai tambah.

UMKM dan Budaya: Mengangkat Potensi Lokal

Sebanyak 60 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) menerima pelatihan serta sarana usaha. Program ini mencakup pengolahan produk kreatif, pengolahan ikan Red Devil, hingga pengembangan seni ukir khas Batak. Bantuan peralatan produksi dan promosi diharapkan memperluas pasar mereka.

Dukungan untuk identitas budaya juga diwujudkan melalui bantuan sarana promosi untuk pengembangan wisata budaya Batak di Huta Sialagan. Relawan turut berpartisipasi dalam kirab Merah Putih dan lomba kemerdekaan bersama warga Simanindo.

Fondasi Kedaulatan dari Masyarakat Berdaya

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa pembangunan Indonesia yang berdaulat membutuhkan masyarakat yang berpendidikan, produktif, dan sehat. Menurutnya, program ini adalah wujud kontribusi nyata perseroan dalam mengisi kemerdekaan.

“Makna kemerdekaan saat ini adalah bagaimana seluruh elemen bangsa bersama-sama menciptakan kemandirian ekonomi Negara. Melalui Program Relawan Bakti BUMN, MIND ID ingin turut berkontribusi dalam memperkuat fondasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang semakin berdaulat,” ujar Pria dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, ketika anak-anak mendapat pendidikan baik, lingkungan terjaga, dan pelaku usaha lokal berkembang, fondasi bangsa akan semakin kokoh. MIND ID berkomitmen memastikan nilai tambah dari kekayaan mineral dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index