Permukiman Israel Meluas, Rumah Palestina Dirobohkan

Permukiman Israel Meluas, Rumah Palestina Dirobohkan

Pembongkaran di Nablus

EDUKASIEKONOMI.COM — Operasi pembongkaran di Nablus tidak disertai keterangan resmi mengenai jumlah rumah yang dihancurkan atau jumlah warga yang terdampak. Aksi serupa di kota itu biasanya dilakukan dengan dalih tidak adanya izin bangunan yang dikeluarkan otoritas militer Israel.

Warga Palestina yang tinggal di Zona C, area yang berada di bawah kendali penuh keamanan dan administrasi Israel, kesulitan memperoleh izin mendirikan bangunan. Banyak dari mereka terpaksa membangun tanpa dokumen resmi sehingga rumahnya berstatus ilegal menurut otoritas Israel.

Lahan untuk Pos Terdepan di Hebron

Di Hebron, kelompok pemukim membersihkan lahan untuk membangun pos terdepan baru. Pos terdepan merupakan permukiman kecil yang kerap didirikan tanpa persetujuan pemerintah pusat Israel, meskipun sebagian di antaranya kemudian diakui dan mendapat dukungan logistik.

Hebron selama ini menjadi salah satu titik paling rawan di Tepi Barat karena keberadaan permukiman Israel yang berada di tengah permukiman padat penduduk Palestina. Pembukaan lahan baru di wilayah itu berpotensi memicu ketegangan dengan warga setempat.

Status Hukum Permukiman

Komunitas internasional, termasuk Mahkamah Internasional, menilai permukiman Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional. Konvensi Jenewa keempat melarang negara pendudukan memindahkan warga sipilnya ke wilayah yang didudukinya.

Resolusi-resolusi PBB berulang kali mengecam kebijakan pembangunan permukiman. Sebagian besar negara menyebut keberadaan permukiman sebagai penghambat utama tercapainya solusi dua negara dan perdamaian di kawasan tersebut.

Dampak bagi Warga Palestina

Perobohan rumah dan penyitaan tanah memaksa banyak warga Palestina kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan. Belum diketahui secara pasti berapa keluarga yang terdampak dalam peristiwa di Nablus dan Hebron kali ini, namun pola yang sama telah berlangsung puluhan tahun.

Warga yang kehilangan rumah biasanya mengungsi ke tempat saudara atau membangun kembali di lokasi yang masih memungkinkan. Lahan pertanian juga kerap menyusut karena diambil untuk kepentingan permukiman, sehingga akses ekonomi warga makin terbatas.

Tindak Lanjut dan Respons

Otoritas Palestina telah mendesak negara-negara internasional untuk menekan Israel

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index