SIG Genjot Kinerja 2026 Lewat Program Rumah dan Kopdes Merah Putih

SIG Genjot Kinerja 2026 Lewat Program Rumah dan Kopdes Merah Putih
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG menatap akhir 2026 dengan penuh optimisme guna menggenjot pertumbuhan performa bisnisnya. 

Dorongan utama tersebut bersumber dari akselerasi berbagai proyek infrastruktur pemerintah, mencakup program 3 Juta Rumah hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra memaparkan bahwa sektor industri semen di tingkat nasional memperlihatkan tren kebangkitan yang kokoh semenjak awal tahun, khususnya pada lini ritel yang mendominasi sekitar 70% dari keseluruhan permintaan pasar domestik.

“Didukung oleh pertumbuhan populasi, kebutuhan rumah nasional yang ditaksir sebesar 12,7 juta unit, dan program 3 juta rumah, serta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Indra dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan secara daring, Selasa (8/9/2026).

Di samping lini ritel, perseroan turut menangkap prospek cerah pada sektor semen curah seiring arah kebijakan pemerintah yang memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. 

Potensi perluasan pasar segmen proyek ini juga bersumber dari agenda hilirisasi industri, kawasan industri, smelter, refinery, realisasi properti komersial, hunian bertingkat, serta berbagai proyek strategis di Ibu Kota Nusantara beserta kawasan penyangganya.

Dari ranah internal, emiten BUMN dengan kode saham SMGR ini semakin memperkuat penataan struktur korporasi guna mendongkrak efisiensi serta membangun portofolio pendapatan yang lebih sehat lewat konsolidasi sejumlah anak perusahaan.

“Kami Melakukan penataan, melakukan beberapa konsolidasi merger di level anak-anak usaha agar supaya terjadi optimalisasi untuk mendukung pengembangan penetrasi bisnis kami di industri bahan bangunan,” kata Indra.

Merunut pada rekam jejak pemberitaan sebelumnya, SIG telah resmi mengintegrasikan tujuh entitas usaha ke dalam satu payung distribusi tunggal bernama PT Semen Indonesia Distributor atau SID. 

Ketujuh entitas tersebut meliputi PT Semen Kupang Indonesia, PT Semen Indonesia International, PT Bima Sepaja Abadi, PT Bima Sepaja Abadi Logistik, PT Sepatim Batamtama, PT Sinergi Informatika Semen Indonesia, serta PT Sinergi Mitra Investama.

Seluruh rangkaian langkah taktis penataan internal dan penguatan penetrasi pasar ini menjadi pelengkap performa gemilang perseroan sepanjang semester pertama 2026, yang sukses membukukan lonjakan laba bersih hingga 445,9% secara tahunan atau year on year menjadi Rp207 miliar. 

Sementara itu, perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan langsung kepada pemilik entitas induk turut mengalami eskalasi sebesar 471,0% secara tahunan hingga menembus angka Rp228 miliar.

Peningkatan pencapaian bottom line tersebut turut disokong oleh kenaikan total volume penjualan sebesar 5,6% secara tahunan menjadi 18,28 juta ton, di mana kontribusi pasar di dalam negeri saja telah mencapai 14,18 juta ton atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,7% secara tahunan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index