EDUKASIEKONOMI.COM — Capcom mengonfirmasi Teostra kembali sebagai monster buruan di ekspansi Monster Hunter Wilds: Ascendance, dengan trailer yang tayang di Tokyo Game Show. Elder Dragon pemakan ledakan itu terakhir muncul di Monster Hunter Rise - Sunbreak, dan kini dibekali rangkaian serangan baru yang lebih agresif. Ekspansi ini dijadwalkan meluncur pada 2027, dengan sejumlah perbaikan gameplay yang juga masuk ke versi dasar.
Elder Dragon bertema ledakan itu pertama kali diperkenalkan di Monster Hunter 2 pada 2006. Serangan blast dan semburan apinya dulu cukup membebani perangkat PS2.
Serangan Teostra Lebih Agresif dari Sunbreak
Di trailer berdurasi sekitar tiga menit, pertarungan melawan Teostra terlihat lebih sulit dibanding penampilan terakhirnya. Capcom tampaknya memberi monster ini tambahan utilitas gerakan.
Teostra punya jurus khas berupa divebomb sambil melepaskan multi-blast nova. Kini serangan itu disebut punya follow-up berupa charging yang mengejar hunter ke dinding atau menghantam mereka di udara.
Pemain perlu mengandalkan perfect dodge atau perfect block untuk bertahan. Pola serangan baru ini jadi tantangan tersendiri bagi hunter yang terbiasa menghindari blast dengan superman dive.
Boost Bracer Jadi Senjata Baru Hunter
Capcom memperkenalkan mekanik Boost Bracer untuk membantu pemain menghadapi ancaman yang lebih berat. Sistem ini mengisi energi saat pemain menyerang secara agresif.
"Build Boost Bracer energy by staying aggressive with your attacks, then activate Boost with a special Boost Driver attack, or other unique actions per weapon," jelas Capcom.
"Boost enables abilities such as new combos and enhanced attacks, allowing you to seize control of the powerful threats that await you."
Mekanik ini berfokus pada permainan ofensif. Pemain bisa menyerap damage atau melakukan counter lebih cepat dibanding moveset sebelumnya.
Jawaban atas Keluhan Tingkat Kesulitan
Sejak peluncuran, Monster Hunter Wilds dikritik karena terasa terlalu mudah dibanding seri sebelumnya. Capcom tampaknya menanggapi masukan itu lewat sejumlah patch dan ekspansi ini.
Pemain yang mencoba crossover Final Fantasy 14 dengan Omega Planetes mungkin sudah merasakan tingkat kesulitan baru ini. Pertarungan tersebut dikenal tidak mudah.
Capcom juga menyiapkan sejumlah penyempurnaan gameplay. Ada pergantian senjata lebih cepat tanpa Seikret, serta penggantian equipment di luar tenda lewat Item Box.
"These improvements will also be available in the Monster Hunter Wilds base game," tulis Capcom dalam deskripsi video trailer.
Jadwal Rilis dan Versi Switch 2
Ekspansi Monster Hunter Wilds: Ascendance dijadwalkan meluncur pada 2027. Capcom belum memberi tanggal spesifik untuk peluncurannya.
"Hunters can look forward to battling the fire-breathing Elder Dragon when the massive expansion launches in 2027," ujar Capcom dalam siaran persnya.
Sementara itu, Monster Hunter Wilds bisa dimainkan di Switch 2 saat konsol tersebut diluncurkan. Kabar ini jadi angin segar bagi hunter yang menunggu versi portabelnya.